
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Hotel Bumi Surabaya. Istimewa
JawaPos.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) merespons terkait keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam merevisi upah minimum provinsi (UMP) 2022 dari semula naik 0,85 persen menjadi naik 5,1 persen atau Rp225.667. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan, akibat dari keputusan tersebut, lulusan baru atau fresh graduate berpotensi sulit untuk mendapatkan pekerjaan karena upah minimum yang terlalu tinggi.
"Kalau ini seperti ini terus menerus maka kesempatan bekerja pemula itu akan sulit karena upah minimum tinggi," kata Hariyadi dalam konferensi pers, Senin (20/12).
Menurutnya, perusahaan akan cenderung memilih calon karyawan yang memiliki pengalaman. Artinya, kesempatan terbukanya lapangan kerja akan semakin sempit untuk para lulusan baru.
"Perusahaan akan cenderung memilih pekerja yang berpengalaman. Ini kesempatan untuk rekan-rekan pekerja baru ini menjadi semakin terbatas kesempatannya," tuturnya.
Hariyadi menyebut, hal tersebut bertolak belakang dari kebijakan tentang upah minimum menurut PP 36/2021 tentang Pengupahan dan Undang-undang Cipta Kerja bertujuan untuk mengembalikan upah minimum sebagai jaring pengaman sosial (social safety net) bagi angkatan kerja yang belum memiliki pengalaman.
Sebab, adanya revisi UMP DKI Jakarta maka upaya untuk menjadikan upah minimum sebagai jaring pengaman sosial menjadi sulit dilaksanakan, khususnya terkait dengan pelaksanaan struktur skala upah.
Menurutnya, jika penerapan upah minimum masih menggunakan konsep lama, yaitu sebagai upah rata-rata, maka ruang untuk memberlakukan struktur skala upah menjadi sulit. Sebab, ruang atau jarak antara upah minimum dengan upah di atas upah minimum menjadi kecil.
Keputusan Anies tersebut dinilai akan menimbulkan risiko kepada para pencari kerja baru. Sebab tingginya upah minimum maka pengusaha akan lebih memilih pekerja berpengalaman.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
