
Ilustrasi penukaran uang di Money Changer
JawaPos.com - Tidak terasa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memasuki tahun keempatnya. Sepanjang mantan Wali Kota Solo itu, pergerakan rupiah terus mengalami pelemahan.
Data Bloomberg menunjukkan nilai tukar pada akhir tahun 2015 tercatat sebesar Rp 13.788 per USD. Namun, kondisi nilai tukar itu berubah drastis pada Oktober 2018.
Pada Jumat (19/10), kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar melemah hingga Rp 15.221 per USD. Itu artinya, sepanjang empat tahun kepemimpinan Presiden Jokowi, rupiah sudah anjlok sekitar Rp 1.433.
Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai pelemahan rupiah itu harus terus diantisipasi. Jika tidak, bukan tidak mungkin di akhir masa jabatannya rupiah bisa semakin terpuruk.
"Solusi menghadapi pelemahan kurs rupiah, satu tekan CAD dengan pengendalian barang impor yang paling besar kontribusinya seperti besi baja, mesin, peralatan listrik dan plastik. Pemerintah bisa memulai dengan perluasan kenaikan bea masuk 10-25 persen," ujarnya kepada JawaPos.com, Sabtu (20/10).
Kedua, Bhima menilai pemerintah juga harus terus menemukan cadangan baru untuk bisa meningkatkan produksi migas dalam negeri. Hal itu dilakukan agar defisit migas yang terjadi saat ini bisa dikurangi. Sehingga, cadangan devisa tidak semakin berkurang untuk membiayai impor.
"Ketiga, dari sisi moneter BI bisa naikan bunga acuan lebih tinggi mengantisipasi agresifnya Fed rate," kata dia.
"Keempat kurs preferensial yang dijamin BI untuk memulangkan devisa hasil ekspor," tambahnya.
Terakhir, pemerintah harus memberi relaksasi fiskal. Salah satunya adalah dengan menurunkan pungutan ekspor kelapa sawit (CPO) dari 50 persen per ton menjadi USD 20 per ton.
"Harapannya daya saing sawit dipasar internasional bisa naik," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022