
Ilustrasi kanor Bank Indonesia (BI) Jakarta
JawaPos.com – Penjualan eceran pada triwulan III 2019 diperkirakan tumbuh melambat. Berdasar survei Bank Indonesia (BI), penjualan eceran pada triwulan III ini hanya tumbuh 1,8 persen secara year-on-year (YoY). Angka itu lebih rendah daripada triwulan sebelumnya dengan pertumbuhan 4,2 persen dan pada triwulan III tahun sebelumnya yang mencapai 4,6 persen.
"Perlambatan penjualan tersebut terjadi pada hampir seluruh komoditas barang yang disurvei. Terutama subkelompok sandang," jelas Direktur Eksekutif-Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko Rabu (9/10).
Selain itu, ada perkiraan penurunan penjualan pada kelompok bahan bakar kendaraan bermotor serta kelompok barang budaya dan rekreasi. Untuk prediksi penjualan eceran pada 3 dan 6 bulan mendatang, konsumen juga masih pesimistis.
Mereka memperkirakan penjualan eceran tiga bulan mendatang, yakni November 2019, dan enam bulan ke depan, tepatnya Februari 2020, akan menurun. Hasil survei juga mengindikasikan tekanan kenaikan harga di tingkat pedagang eceran pada tiga bulan mendatang, yakni November 2019, diperkirakan lebih tinggi daripada bulan sebelumnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
