Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Oktober 2019 | 03.00 WIB

Investor dan Pasar Ingin Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Berjalan Aman

Presiden Joko Widodo memimpin rapat mengenai VoA dan Kitas di Istana Merdeka, Jakarta. - Image

Presiden Joko Widodo memimpin rapat mengenai VoA dan Kitas di Istana Merdeka, Jakarta.

JawaPos.com - Aksi unjuk rasa yang berakhir kericuhan di Jakarta dan kota lainnya di Indonesia belakangan ini membuat investor dan pelaku pasar was-was. Kekhawatiran itu ditunjukkan dengan terkoreksinya indeks harga saham gabungan (IHSG) selama kurang lebih satu pekan.

Ke depan, investor dan pelaku pasar berharap kondisi politik stabil terlebih jelang pelantikan presiden serta wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, 19-20 Oktober mendatang.

"Pasar ingin proses pelantikan (Jokowi-Ma'ruf Amin) berjalan dengan baik. Tidak ada resistensi sampai pelantikan," kata Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia, Alfred Nainggolan kepada JawaPos.com, Kamis (3/10).

Alfred meyakini berkurangnya intensitas unjuk rasa di Jakarta akan menjadi katalis positif bagi IHSG. Sehingga pasar bursa akan kembali rebound setelah penurunan cukup tajam.

Sebagaimana diketahui, IHSG terus terkoreksi cukup dalam pada perdagangan hari ini, Kamis (3/10). IHSG tercatat sempat menyentuh level 5.000 tepatnya 5.997,69 pada awal pembukaan perdagangan.

Pada penutupan perdagangan, IHSG ditutup melemah 16,89 poin atau 0,28 persen ke level 6.038,52. Sepanjang hari ini, IHSG berada di zona merah.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore