Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 April 2019 | 01.28 WIB

SMF Salurkan Dana ke 765 Ribu Debitur Sejak Didirikan

Sejak 2009 SMF telah membiayai kurang lebih 765 ribu debitur KPR (Istimewa) - Image

Sejak 2009 SMF telah membiayai kurang lebih 765 ribu debitur KPR (Istimewa)

JawaPos.com - Direktur utama PT Sarana Multigriya Financial (Persero) atau SMF Ananta Wiyogo mengatakan, sejak 2009 SMF telah membiayai kurang lebih 765 ribu debitur KPR. Terdiri dari 86,05 persen wilayah barat, 13,52 persen wilayah tengah dan sisanya 0,43 persen wilayah timur.

Untuk kerja sama pembiayaan, SMF telah bekerjasama dengan Bank Umum, Bank Syariah, Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan Perusahaan Pembiayaan dalam menyalurkan pendanaan.

"Terkait transaksi sekuritisasi, sejak 2009, sampai dengan 31 Desember 2018, SMF telah berhasil memfasilitasi 12 kali transaksi sekuritisasi, dengan total nilai akumulatif sebesar Rp 10,15 triliun," kata Ananta di Graha SMF, Jakarta, Rabu (10/4).

Ananta juga mengungkapkan bahwa dalam memperkuat perannya sebagai Special Mission Vehicle (SMV) serta fiscal tools Pemerintah, SMF juga aktif melakukan inisiasi beberapa produk/program, diantaranya yaitu pembiayaan perumahan daerah terdampak bencana (Program KPR SMF Paska Bencana), program penurunan beban fiskal, program pembiayaan homestay di 4 destinasi wisata, dan program pembangunan rumah di daerah kumuh di 32 kota.

Pada inisiasi pertama yaitu Program Penurunan Beban Fiskal direalisasikan melalui pemberian dukungan kepada Pemerintah dalam program KPR FLPP. SMF berperan mengurangi beban fiskal Pemerintah dengan membiayai porsi 25 persen pendanaan KPR FLPP, sehingga Pemerintah hanya menyediakan 75 persen dari total pendanaan FLPP dari semula yang sebesar 90 persen.

Sejak Agustus 2018 hingga saat ini, SMF telah berhasil merealisasikan penyaluran dana KPR FLPP, kepada 28.932 debitur dengan total penyaluran dana sebesar Rp 948 miliar melalui 10 bank penyalur KPR FLPP yang merupakan bagian dari realisasi Program FLPP 2018 sebesar Rp 5,896 triliun.

"Dengan adanya dukungan SMF, jumlah rumah yang akan dibiayai meningkat dari semula 23.763 unit di 2017 menjadi 57.949 di 2018," jelasnya.

Tentunya, lanjut Ananta, hal tersebut memberikan dampak positif yaitu semakin banyak Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang memperoleh fasilitas KPR FLPP disamping adanya penyerapan tenaga kerja dari pembangunan rumah yang berujung pada terciptanya multiplier effect.

 

Editor: Teguh Jiwa Brata
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore