
Ilustrasi pesawat Boeing 737 Max 8 milik Lion Air
JawaPos.com - Jatuhnya Ethiopian Airlines membuat Lion Air, menjadi sorotan. Pasalnya, kedua maskapai itu menggunakan pesawat Boeing dengan tipe yang sama, yakni 737 Max 8.
Lion Air JT610 mengalami kecelakaan di Perairan Tanjung Karawang, sementara itu Ethiopian Airlines pesawatnya mengalami hal serupa. Jatuh tak lama lepas landas dari Addis Ababa.
Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro mengatakan, ada beberapa keunggulan yang dijanjikan pesawat model baru milik Boeing itu yang membuat pihaknya tergiur. Salah satunya adalah Boeing 737 MAX 8 bisa terbang lebih lama tanpa mengisi bahan bakar mencapai 7 jam 30 menit.
"Efisiensi. Menekan biaya produksi menekan profit. Khususnya bahan bakar. Cost bahan bakaar aja sangat tinggi. Efisiensi mereka janjikan 11 persen dari bahan bakar," ujarnya di Jakarta, Selasa (12/3).
Apalagi, komponen bahan bakar berkontribusi besar terhadap cost perusahaan. Atas dasar itulah pihaknya tertarik memborong 200 unit pesawat jenis tersebut.
"Khususnya di bahan bakar, sekarang cost bahan bakar aja sangat tinggi 30-40 persen," ungkapnya.
Sekedar informasi, nilai pesanan dari pesawat tersebut yakni sebesar USD 22 miliar. Saat ini, maskapai berlogo singa merah ini mengoperasikan 10 pesawat Boeing 737 Max 8. Seharusnya, Lion memiliki 11 pesawat, namun satu lainnya mengalami insiden kecelakaan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
