
Pekerja menyelesaikan pembuatan keripik usus ayam di industri rumahan, Sawangan, Depok, Jumat (28/5/2021). Usaha Kecil Menengah (UKM) Keripik usus merupakan salah satu camilan yang terbuat dari bahan usus ayam yang masih tetap eksis dan bertahan di masa p
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung bukan hanya menyerang imunitas tubuh tapi juga perekonomian masyarakat. Bukan hanya mengancam nyawa tapi kebijakan aktivitas masyarakat yang belum normal juga mengancam pendapatan keuangan masyarakat.
Salah satu sektor yang paling terdampak kebijakan pandemi adalah sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Selama ini, pelaku usaha UMKM harus memutar otak untuk dapat bertahan di tengah masa sulit. Sehingga inovasi usaha perlu dikembangkan demi keberlangsungan usaha.
Pemerintah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan kegiatan Bela dan Beli untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat berperan aktif meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan cara membeli produk produk UMKM.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung dan mewujudkan peningkatan penjualan produk UMKM, terlebih di tengah kondisi pandemi ini. Tentu saja upaya yang kita lakukan ini menjadi salah satu cara konkrit guna membangkitkan kembali sektor ekonomi dan derajat kehidupan sosial masyarakat kita secara luas," kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah (Asda II) Yusuf, secara virtual dikutip Selasa (19/10).
Selain itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang Bagian Perekonomian Nurjannah Endah Rahayu mengatakan, pihaknya juga bekerjasama dengan Swiss German University melalui Inkubator Bisnis dan Teknologi Digital Marketing Center atau IBT DMC.
Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mewujudkan UMKM agar memiliki daya saing unggul. Melalui program tersebut pemerintah daerah mendukung segala pelaksanaan IBT DMC yang berupa pelatihan dan pendampingan UMKM, pembangunan fasilitas bersama dan peningkatan penjualan UMKM. Penyaluran dana program tersebut melalui APBD senilai Rp 1 miliar.
“Segala bentuk kegiatan di IBT DMC juga didukung oleh tenaga ahli dari Swiss German Univeristy, baik mahasiswa maupun dosen-dosenya yang berpengalaman, selain itu Swiss German Univeristy juga ikut turut serta mengembangkan UMKM lewat Dana Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Saat ini sudah ada 106 pendaftar yang terus mengembangkan usahanya agar terus lebih baik,” pungkasnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
