Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Mei 2021 | 04.56 WIB

Menteri Investasi Apresiasi Langkah Kejaksaan Kawal Calon Investor

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bersama Kajati Banten Asep Nana Mulyana dalam sebuah pertemuan di Jakarta, Rabu (19/5). (Istimewa) - Image

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bersama Kajati Banten Asep Nana Mulyana dalam sebuah pertemuan di Jakarta, Rabu (19/5). (Istimewa)

JawaPos.com - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengapresiasi langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten yang melakukan pengawalan terhadap calon investor yang berinvestasi di Banten.

"Ini adalah tindakan nyata. Ini adalah bagian yang dimaksudkan Bapak Presiden agar melakukan percepatan-percepatan penyelesaian masalah perizinan dan hukum,” ujar Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam pertemuan dengan Kajati Banten Asep Nana Mulyana di Jakarta, Rabu (19/5).

Adapun pengawalan yang diberikan Kejati Banten kepada PT Lotte Chemical selaku investor yakni dalam bentuk pendampingan hukum terhadap persoalan tumpang tindih lahan yang berada di Kawasan Industri Krakatau Steel (KS) yang menjadi tempat investasi.

Bahlil berharap langkah Kejati Banten yang bersinergi dengan BPN dan Kementerian Investasi bisa menjadi contoh untuk penyelesaian masalah yang sama di daerah lainnya.

Banten Asep Nana Mulyana menuturkan, dalam proses pendampingan itu, pihaknya mendorong penyelesaian tumpang tindih sengketa lahan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

"Sebelumnya telah ada penandatangan antara PT Krakatau Industrial Estate Cilegon sebagai pemilik lahan dan PT Lotte. Dilanjutkan dengan permohonan PT KS dalam pendampingan hukum penyelesaian lahan," ungkap Asep.

Dengan permohonan pendampingan itu, Kejati Banten menyelesaikan tumpang tindih tanah antara sertipikat HPL PT KS Dengan tiga surat hak milik (SHM) di Kelurahan Rawaarum Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon Provinsi Banten.

“Sesuai arahan Presiden dan Jaksa Agung, kami sebagai bagian Satgas Percepatan Investasi di daerah punya tanggung jawab untuk memberikan kepastian hukum,” ungkap Asep.

Harapannya, dengan langkah tersebut investor yang masuk ke Banten dapat lebih nyaman berinvestasi. Kehadiran investor pun bisa memberikan dampak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Untuk diketahui, nilai investasi PT Lotte Chemical di Cilegon sebesar USD 4,3 miliar. Angka itu setara Rp 59 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.000/USD.

PT Lotte Chemical itu melakukan pembangunan pabrik. Nantinya pabrik Lotte Chemical dapat menyerap 1.500 orang tenaga kerja secara langsung dan 4.000 lainnya secara tidak langsung. Keberadaan pabrik Lotte Chemical tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan bahan baku industri dalam negeri.

Baca juga: Kerja Sama dengan Krakatau Steel, Lotte Chemical Investasi Rp 60,2 T

Di sisi lain, berdasar data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang kini berubah menajdi Kementerian Investasi, nilai realisasi investasi di Provinsi Banten pada Triwulan I (Januari-Maret) 2021 mencapai sebesar Rp 14,78 triliun. Jumlah itu terdiri atas 2.898 proyek atau sebesar 28,22 persen dari target investasi sebesar Rp 51,30 triliun.

Berdasarkan realisasi investasi tersebut, menempatkan Provinsi Banten pada posisi peringkat ke-6 untuk Penanaman Modal Asing (PMA) dengan realisasi sebesar Rp. 7,81 triliun dan 984 proyek setelah Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta , Sulawesi Tengah, Riau, dan Sulawesi Tenggara.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore