
Penukaran uang saat Lebaran
JawaPos.com - Hari raya Idul Fitri tentunya ingin dirayakan bersama sanak saudara dan keluarga di kampung halaman. Mudik menjadi rutinitas bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Tentunya, membutuhkan pengeluaran khusus selama mudik berlangsung, bahkan sering pengeluaran tersebut di luar rencana atau budget yang sudah dianggarkan sebelumnya.
Biasanya, pascamudik kondisi keuangan menjadi tidak stabil. Bahkan tak jarang memutuskan untuk berutang demi memenuhi kebutuhan hingga tanggal gajian mendatang. Mengutip situs resmi cermati.com, terdapat beberapa tips untuk menstabilkan keuangan pascamudik Lebaran.
1. Periksa Kembali Keuangan Anda
Periksalah kembali pengeluaran-pengeluaran apa saja yang dapat Anda batasi. Pisahkan antara kebutuhan menurut waktu pemenuhannya, antara kebutuhan yang mendesak dengan kebutuhan yang dapat Anda tunda. Buatlah daftar dan catat apa saja yang dapat dilakukan untuk menyehatkan kembali keuangan Anda.
2. Menyusun Kembali Anggaran
Anda bisa memulainya dengan melakukan satu hal, yaitu membatasi pengeluaran bulanan Anda selain sandang dan pangan. Misalnya Anda biasa mengeluarkan uang sebesar Rp 300 ribu setiap bulannya untuk internet, Anda bisa menyetop atau mengurangi biaya menjadi Rp 100 ribu per bulan, lalu sisa dana dari biaya tersebut dapat Anda gunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti uang makan atau transportasi bekerja.
3. Batasi Pengeluaran Harian
Jika Anda lebih sering makan siang di luar kantor, cobalah untuk mulai membawa makanan dari rumah. Bangunlah lebih awal agar Anda sempat membuat sarapan serta makan siang yang akan Anda bawa ke kantor. Hal ini tentu saja dapat menolong Anda menyehatkan kembali keuangan Anda pasca-Lebaran. Atau jika Anda menggunakan mobil, untuk sementara ini cobalah untuk naik kendaraan umum, untuk menekan biaya BBM yang harus Anda keluarkan. Cara ini tidak hanya menghemat pengeluaran Anda, namun dapat menjaga pola makan Anda untuk tetap makan makanan sehat yang Anda buat dari rumah.
4. Tetapkan Biaya Harian
Tetapkan berapa biaya yang Anda boleh keluarkan. Misalnya setiap harinya Anda menetapkan Rp 60 ribu untuk kebutuhan belanja. Konsistenlah mengeluarkan uang dalam jumlah yang sama setiap hari. Jika Anda terbiasa mengambil uang dalam jumlah besar, segera pisahkan uang yang akan Anda gunakan. Ingat jangan bawa uang lebih banyak dari yang Anda butuhkan, biasakan diri Anda menggunakan uang secukupnya. Jangan sesekali tergoda untuk melanggarnya, ya.
5. Tunda Belanja Barang yang Tidak Anda Butuhkan
Untuk sementara waktu, tundalah belanja barang-barang yang tidak Anda butuhkan. Dalam situasi krisis pasca-Lebaran seperti ini, sangatlah disarankan untuk menahan diri dari godaan belanja barang-barang yang Anda suka namun tidak terlalu Anda butuhkan. Bersabarlah sampai keuangan Anda kembali normal seperti sedia kala.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
