
ILUSTRASI: Jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang masuk Jawa Tengah, utamanya dari Tiongkok meroket. Bahkan pada awal 2018, mencapai 14 ribu orang, atau naik 5 kali lipat dibanding 2017 silam.
JawaPos.com - Keterbukaan pasar tenaga kerja menjadi keniscayaan dalam beberapa tahun mendatang. Artinya, negara-negara akan membuka pasar kerja mereka dengan merekrut tenaga kerja asing demi peningkatan kualitas.
Untuk itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mengingatkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus dilakukan untuk melalui tantangan tersebut. Jika tidak, khawatirnya pekerja Indonesia tidak mendapatkan tempat di dalam negeri karena kualitasnya yang masih rendah.
"Keterampilan dan kita harus memiliki juga kemampuan untuk menghadapi keterbukaan pasar tenaga kerja, tidak lama lagi nanti segala sesuatu yang selama ini menjadi domain di Indonesia terkait pasar tenaga kerja nanti akan terbuka," jelasnya dalam webinar Riset untuk Merah Putih, Rabu (18/8).
Eddy berpesan, tidak perlu kaget apabila mulai berdatangan tenaga kerja asing di Indonesia. Untuk itu, perlu antisipasi lebih lanjut agar generasi muda nantinya tidak kalah saing di dalam negeri sendiri.
"Kita nanti akan memiliki dokter asing yang beroperasi secara leluasa, kita memiliki arsitek-arsitek asing yang bisa masuk ke Indonesia secara leluasa, kita memiliki tenaga-tenaga di bidang riset yang bisa masuk Indonesia secara leluasa. Nah, ini yang harus kita antisipasi agar sumber daya manusia kita tidak ketinggalan," ucap Eddy.
Sebenarnya, Indonesia sendiri memiliki modal utama untuk meningkatkan kualitasnya, yakni dengan bonus demografi. Jika peningkatan SDM tidak dilakukan dengan baik dan kalah saing dengan tenaga asing, ini akan menjadi bencana demografi.
"Indonesia sesungguhnya kita memiliki modal utama yang besar sekali, pertama kita memiliki bonus demografi," tuturnya.
"Kita punya karakter manusia Indonesia yang sesungguhnya haus belajar, cerdas mencerna ilmu eksakta ini mungkin saya hanya orang India orang Indonesia itu memiliki kurikulum eksakta yang relatif lebih tinggi di negeri sendiri, ilmu kita relatif sangat tinggi, terutama matematika," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
