
Presiden Jokowi
JawaPos.com - Ekonom Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Fahmy Radhi mengakui utang negara semakin meningkat selama tiga tahun Jokowi-JK berkuasa. Namun, utang negara tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Selama pemerintahan Jokowi selama 3 tahun, memang terjadi peningkatan utang. Tapi penggunaan utang ini lebih banyak untuk produksi atau investasi untuk infrastruktur tadi yang nantinya ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi," ujarnya kepada JawaPos.com, Jumat (29/12)
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tetap akan stagnan di angka lima persen hingga 2019. Sebab, dampak pembangunan infrastruktur belum begitu terasa. Fahmy menegaskan pertumbuhan ekonomi baru akan terasa saat periode kedua Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, jika terpilih kembali di 2019.
"Saya diprediksikan, pertumbuhan ekonomi itu baru akan terasa setelah infrastruktur selesai atau periode Jokowi kedua," katanya.
Namun, dia mengingatkan pemerintah agar utang negara tidak boleh melewati titik aman yaitu tiga persen dari Produk Domestik Bruto.
"Kalau hutang tadi sudah melanggar lebih dari 3 persen Produk Domestik Bruto (PDB), saya kira sudah bahaya dan itu juga sudah disepakati dalam PDB agar tidak melanggar UU tadi," jelasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
