
Presiden Joko Widodo
JawaPos.com - Selama tiga tahun masa kepemimpinannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) begitu gencar dalam membangun infrastruktur. Dana ribuan triliun telah dianggarkan guna merealisasikan proyek-proyek infrastruktur.
Jokowi mengungkapkan, ada beberapa alasan yang membuat dirinya gencar membangun infrastruktur. Pertama, pembangunan itu dilakukan sebagai upaya dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik.
Disamping itu, kondisi infrastruktur Indonesia masih jauh dari kata ideal dan malah terkesan buruk.
"Karena ini dibutuhkan untuk ciptakan pertumbuhan ekonomi baik jangka menengah dan panjang. Urgensi pembangunan infra yang pertama adalah kondisi infra masih jauh dari ideal bahkan dikatakan buruk. Ini studi dari World Bank dan Global McKinsey," ujarnya dalam dalam Sarasehan 100 Ekonom, Selasa (12/12).
Jika dibandingkan dengan negara lainnya, pembangunan infrastruktur Indonesia masih terbilang rendah. Saat ini, nilai pembangunan infrastruktur Indonesia masih sebesar 38 persen dari total produk domestik bruto.
Atas dasar itulah mantan Wali Kota Solo ini begitu gencar membangun infrastruktur. Jika terlambat, sulit rasanya bisa memperjuangkan perekonomian Tanah Air agar semakin baik.
"Dibanding negara lain di dunia rata-rata ssebesar 70 lersen PDB, infra indo termasuk rendah hanya 38 persen dari PDB. Dibanding dengan masa sebelum krisis eko asia di 97-98, jumlah infra indo menurun dari 95 persen PDB jadi 38 persen di tahun ini. Sehingga kenapa kita konsen, kita fokus ke pembangunan infrastruktur. Baik berupa pembangunan jalan tol, pelabuhan, bandara di wilayah yang memerlukan," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
