
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro
JawaPos.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengakui perkembangan gini ratio semakin tahun semakin baik. Sebab, angkanya terus turun kendati melambat.
Saat ini, Gini Rasio nasional yang turun 0,021 menjadi 0,393 pada Maret 2017 dari posisi September 2014, yaitu 0,414. Adapun Gini Ratio penduduk perkotaan turun 0,016 menjadi 0,32 dari sebelumnya 0,336 dan penduduk perdesaan juga turun 0,026 menjadi 0,407 dari sebelumnya 0,433.
Turunnya Gini Ratio ini mengindikasikan terjadinya perbaikan pemerataan pengeluaran penduduk Indonesia. Sebab, sejak 2014 kebelakang, angka gini ratio kerap stagnan angkanya.
"Dari segi ketimpangan walau masih tinggi namun perkembangan yang baik gini ratio Yang 0,4 persen jadi turun di 2016 sebesar 0,397 persen dan membaik lagi di Maret jadi 0,393," ujarnya di ruang rapat komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (6/9).
Selain itu, Gni Ratio masyarakat perkotaan pada Maret 2017 turun dibandingkan dengan September 2016 dan Maret 2016. Sedangkan Gini Ratio penduduk perdesaan pada Maret 2017 justru naik dibanding posisi September 2016, tapi turun dibandingkan dengan Maret 2016.
Dengan tren tersebut, diharapkan pada 2018 mendatang angka Gini Ratio bisa turun lagi menjadi 3,8 persen. Dengan demikian, hal itu diharapkan bisa membantu mengurai kemiskinan.
"September ini diharapkan bisa turun lagi. Kemudian di 2018 diharapkan bisa turun 0,38 persen," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
