
ilustrasi hana pangan yang dijual di pasar tradisional
JawaPos.com - Masyarakat Peduli Pangan Nusantara (MAPAN) terjun langsung di beberapa daerah guna memastikan secara langsung ketersediaan dan harga pangan selama bulan Ramadhan hingga H-1 Lebaran.
Hal ini menyusul, klaim pemerintah terkait stabilitas harga pangan satu hari menjelang Lebaran yang diklaim stabil
Daerah yang menjadi sorotan yakni Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua, Sulawesi Selatan. Ini juga sekaligus guna memastikan secara langsung ketersediaan dan harga pangan selama bulan Ramadhan hingga H-1 Lebaran.
Hasilnya, harga pangan strategis seperti beras, gula, minyak goreng, bawang merah, daging sapi dan cabai stabil karena ketersediaan pasokan yang mencukupi.
Bahkan harga bawang putih di semua daerah mengalami penurunan yang drastis yakni berkisar Rp 18 ribu hingga Rp 19 ribu per kilogram.
Ketua Umum MAPAN, Wignyo mengatakan harga pangan stabil selama Ramadan hingga Lebaran adalah pertama kali terjadi dalam sejarah Indonesia.
Pasalnya, di tahun-tahun sebelumnya pemerintah selalu tidak mampu berhadapan dengan permainan para spekulan sehingga selalu terjadi lonjakan harga pangan yang tidak wajar terutama di kota-kota besar.
"Kami mengapresiasi terobosan Kementerian Pertanian Amran Sulaiman yang mendorong peningkatan produksi pangan strategis secara merata di semua daerah sehingga tidak terjadi kekurangan stok pangan," tegasnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/6).
Selain itu, kata dia, para importir pangan diberikan sanksi keras apabila terbukti menimbun atau mempermainkan stok dan harga pangan dengan sanksi pencabutan izin. Ketiga, stabilitas pangan pun terwujud karena sinergitas antara pusat dan daerah.
"Begitu juga dengan Satgas Pangan yang dipimpin Polri. Serta sinergi dengan Kemendag dengan membentuk tim pemantauan stok dan harga di semua daerah,” jelas Wignyo.
Hasil pemantauan, misalnya di Lampung, harga beras premium rata-rata Rp 8.250 per kilogram. Bawang putih cabai merah Rp 25.000 per kilogram padahal harga sebelumnya mencapai angka Rp 40.000 per kilogram. Gula merah harganya masih stabil dikisaran Rp 14.000 hingga Rp 16.000 per kilogram.
Begitu pun di Palopo dan Maros, Sulawesi Selatan harga pangan stabil dengan stok tercukupi karena harga sama dengan sebelum bulan Ramadan.
Harga beras premium berkisar Rp 8.500 hingga Rp 9.000 per kilogram dan gula pasir Rp 12.500 per kilogram.
Kemudian di Pasar Congot, Kulonprogo, harga pangan penting relatif stabil. Harga beras premium berkisar Rp 8000 hingga Rp 9000 per kilogram.
Bawang putih Rp 18.000 per kilogram, gula pasir sama dengan yang lain, tidak mengalami kenaikan signifikan dibanding dengan sebelum bulan puasa.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
