
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat kinerja APBN per Februari 2023 mengalami surplus Rp 131,8 triliun atau setara 0,63 persen dari produk domestik bruto. Foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com
JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan pajak hingga Februari 2023 masih kuat mencapai Rp 279,98 triliun. Capaian tersebut ditopang oleh penerimaan dari PPh non migas mencapai Rp 137,09 triliun atau naik 15,69 persen.
"Dibanding tahun lalu, PPh non migas naik 24,35 persen. Jadi pertumbuhannya masih sangat kuat," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KiTa, Selasa (14/3).
Ia menjelaskan, capaian penerimaan pajak Februari 2023 ini ditopang oleh Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mencapai Rp 128,27 triliun atau melesat 72,87 persen dibanding tahun lalu.
Selain itu, ditopang oleh penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak lainnya yang telah mencapai Rp 1,95 triliun atau sudah terealisasi 4,87 persen dari target. Angka tersebut tercatat tumbuh 29,33 persen dari periode sama tahun lalu.
Kemudian, penerimaan dari PPh minyak dan gas (migas) telah mencapai Rp 12,67 triliun atau 20,62 dari target. Meski demikian, realisasi ini mengalami kontraksi 6,36 persen jika dibandingkan dengan realisasi pada periode sama tahun lalu.
"Ini mengalami koreksi dan kita harus perhatikan secara seksama adalah PPh migas. Ini karena kita punya lifting menurun dan dalam hal ini harga minyak dunia turun," jelasnya.
Secara keseluruhan, kenaikan penerimaan pajak hingga akhir Februari 2023 dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni harga komoditas yang masih lebih tinggi dibandingkan awal tahun lalu, aktivitas ekonomi membaik, dan dampak implementasi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Pada rilis Februari ini, Kemenkeu juga mencatat kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus membaik. Hal ini tercermin dari pendapatan negara sebesar Rp419,6 triliun per Februari 2023, atau tumbuh sebesar 38,7 persen secara tahunan (yoy). (*)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
