
Wartawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis pekan ini. Selama perdagangan, IHSG terus bergerak di zona merah bahkan hi
JawaPos.com - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup naik, seiring pelaku pasar yang merespons rilis inflasi Amerika Serikat (AS) yang melambat.
IHSG ditutup menguat 11,9 poin atau 0,18 persen ke posisi 6.641,83. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,19 poin atau 0,02 persen ke posisi 905,49.
"Dari eksternal dan bursa regional Asia bergerak menguat di mana reli pasar seiring pelaku pasar yang merespons rilis data inflasi AS yang melambat dan surplus neraca perdagangan serta kebijakan likuiditas bank sentral China," tulis Tim Riset Pilarmas Investindo dalam ulasannya di Jakarta, Jumat.
Inflasi AS pada Desember mengalami perlambatan secara tahunan yang mengalami penurunan dari sebelumnya 7,1 persen menjadi 6,5 persen. Data tersebut tentunya akan menjadi pertimbangan bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), sehubungan dengan suku bunga acuannya.
Pelaku pasar sendiri menilai bahwa berdasarkan data inflasi yang melambat akan memberikan ruang bagi The Fed untuk mengurangi agresivitas dalam menaikkan suku bunga.
Sementara itu neraca perdagangan China membukukan surplus sebesar 78 miliar dolar AS pada Desember 2022 atau mengalami kenaikan dari November 2022 yang mengalami surplus 69,8 miliar dolar AS.
Di sisi lain People's Bank of China menyuntikkan total 132 miliar yuan ke sistem perbankan untuk menjaga likuiditas yang wajar dan cukup dalam sistem perbankan menjelang Liburan Tahun Baru Imlek.
Dibuka menguat IHSG bergerak variatif sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG juga masih naik turun hingga akhirnya ditutup di zona hijau.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi 1,83 persen, diikuti sektor energi dan sektor barang baku masing-masing naik 1,7 persen dan 0,65 persen.
Sedangkan empat sektor terkoreksi dengan sektor infrastruktur turun paling dalam 0,57 persen, diikuti sektor barang konsumen non-primer dan sektor perindustrian masing-masing turun 0,43 persen dan 0,42 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu RDTX, ITMG, BRAM, TCPI, dan BYAN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni UNTR, MIDI, TECH, SMGR, dan STTP.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.060.051 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,76 miliar lembar saham senilai Rp10,59 triliun. Sebanyak 250 saham naik, 268 saham menurun, dan 196 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei turun 330,3 poin atau 1,25 persen ke 26.119,5, Indeks Hang Seng menguat 224,56 poin atau 1,04 persen ke 21.738,66, Indeks Shanghai meningkat 31,86 poin atau 1,01 persen ke 3.195,31, dan Indeks Strait Times naik 25,97 poin atau 0,79 persen ke 3.293,75.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
