
MAKIN POPULER: Pekerja melintasi papan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. Saat ini 58,39 persen dari total 5,82 juta single investor identification berusia 20 hingga 40 tahun. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore masih lanjut melemah, tertekan sentimen kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed).
IHSG ditutup melemah 216,36 poin atau 3,17 persen ke posisi 6.599,84. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 32,09 poin atau 3,13 persen ke posisi 993,35.
"Penurunan IHSG hari ini lebih banyak dipengaruhi kenaikan suku bunga The Fed dan tingkat inflasi tahunan di AS," kata Analis PT Kanaka Hita Solvera (KHS) William Wibowo di Jakarta, Kamis.
Menurut William, walau inflasi melambat menjadi 8,3 persen (yoy) pada April dibandingkan inflasi Maret 8,5 persen (yoy), tetapi masih lebih tinggi dari perkiraan pasar sebesar 8,1 persen (yoy) yang sulit untuk kembali ke masa pra-pandemi.
Dibuka melemah, IHSG terus berada di zona merah sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih masih tak mampu beranjak dari teritori negatif hingga penutupan perdagangan bursa saham.
Pada perdagangan saham hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar diantaranya SULI, MITI, SGER, KKGI, SDMU. Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar diantaranya ADMR, BUMI, LAND, GZCO, CPRO.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 4,65 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer masing-masing turun 3,31 persen dan 3,12 persen.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp721,37 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah jual bersih Rp705,37 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.464.482 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,95 miliar lembar saham senilai Rp18,11 triliun. Sebanyak 97 saham naik, 480 saham menurun, dan 112 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 464,92 poin atau 1,77 persen ke 25.748,72, Indeks Hang Seng turun 444,23 poin atau 2,24 persen ke 19.380,34, dan Indeks Straits Times terkoreksi 52,53 poin atau 1,63 persen ke 3.173,54.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
