
Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Komite Tiongkok Haris Chandra di Gedung Kemendag, Jakarta, Selasa (11/2). (Saifan Zaking/JawaPos.com)
JawaPos.com - Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Komite Tiongkok Haris Chandra mengkritisi rencana penghentian impor sementara yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan untuk produk makanan dan minuman dari Tiongkok. Pasalnya, negara tersebut sedang dalam kondisi tidak baik, yakni karena adanya wabah virus korona.
"Pertama jelas kita harus jaga warga sendiri itu, tapi harusnya beberapa kementerian bersama-sama untuk mengambil keputusan," terangnya di Gedung Kemendag, Jakarta, Selasa (11/2).
Ia menyebut jangan hanya satu kementerian saja yang mengambil keputusan. Sebab, hal ini menyangkut banyak kementerian, seperti Kementerian Perindustrian hingga Kementerian Kesehatan.
Haris pun menjelaskan bahwa seharusnya hanya mensinergikan para kementerian tersebut dan mengambil keputusan adalah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
"Sinergi itu mutlak dan Tiongkok kenapa bisa mudah sekali, mereka melakukan banyak hal itu karena satu komando, sekarang itu masa inkubasi apakah 12 atau 14 hari itu yang memberikan kepastian hanya satu dokter, bukan dia sendiri yang kerja tentu ada tim tapi nggak semua bicara, cuma dia satu officially, itu mereka punya sistem crisis management terlihat mapan," katanya.
Namun, ia tidak bisa menyamakan antara penanganan di Tiongkok dan Indonesia. "Saya hanya bisa mengatakan di Tiongkok yang terjadi gitu, di sini mikir sendiri aja deh," tutup dia.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menyebutkan bahwa penghentian ini masih dalam tahap pengkajian untuk produk makanan dan minuman apa saja yang akan dihentikan.
“Stop dulu sementara dan ini akan ditangani dalam pengawasan karena ini langsung dikonsumsi oleh kita semua dan harus ditangani secara khusus,” ungkapnya di Gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta, Senin (3/2).

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
