
Caption foto: Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun dalam acara rakor bersama Bappenas.
JawaPos.com – Kerja sama bilateral pemerintah Indonesia dan Jerman lewat Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN / Bappenas) dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH dalam proyek Inovasi dan Investasi untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan yang Inklusif (ISED) memasuki tahun keempat dan akan berakhir pada Juni 2021.
Dalam kerja sama ini, hal yang mengemuka yakni terkait ketenagakerjaan di Indonesia, antara lain kurangnya jumlah pekerja terampil dan ketidakcocokan antara permintaan dan pasokan tenaga kerja.
Karenanya, proyek ISED ditujukan untuk membantu mengatasi masalah ketenagakerjaan dengan melakukan pendekatan dengan sektor swasta dan publik, mengimplementasikan pendekatan bisnis inklusif dan pelatihan guna meningkatan keterampilan dan peluang kerja bagi penerima manfaat.
Guna menyempurnakan capaian proyek ISED pada pendekatan bisnis inklusif di sektor pariwisata di Lombok, ISED menggelar Dialogue Forum 2020 sebagai kegiatan tahunan terakhir proyek.
Direktur Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bappenas, Leonardo Adypurnama menjelaskan, melalui forum diskusi ini, keberlanjutan manfaat kerja sama antara seluruh mitra dalam implementasi proyek melalui pendekatan bisnis inklusif di sektor pariwisata di Lombok perlu dipupuk dan ditingkatkan ke skala nasional dan kebijakan.
"Sebab, pariwisata menjadi salah satu sektor pilihan dan andalan dalam pembangunan ekonomi yang paling layak dan berkelanjutan," ujar Leonardus dalam ISED Dialogue Forum 2020 yang digelar di Jakarta, Senin (9/11).
“Seluruh kerja sama dalam proyek ISED diimplementasikan dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan yang datang dari sektor swasta, publik serta akademisi guna memastikan hasil capaian yang maksimal. Proyek ISED berupaya menghadapi tantangan dari sisi permintaan (demand side) dengan berkerja secara erat dengan mitra dari sektor swasta,” urai Principal Advisor Project ISED, Ruly Marianti.
Perwakilan mitra sektor swasta, Head of Corporate Communications Martha Tilaar Group, Palupi Candra mengatakan, “Kami sangat bangga dapat turut berkontribusi bersama proyek ISED mengembangkan potensi masyarakat menjadi lebih baik lagi melalui pendekatan bisnis inklusif. Kami pun berkomitmen agar anak bangsa terutama kaum perempuan bisa mengembangkan diri, menjadi terampil, dan memanfaatkan potensi yang dimiliki sehingga dapat turut berkontribusi dalam memajukan perekonomian keluarga, wilayah sekitarnya hingga bangsa.”
Untuk diketahui, kerja sama bilateral pemerintah Indonesia – Jerman di sektor pariwisata berkelanjutan akan terbina selama sepuluh tahun di 2021 mendatang. Beberapa capaian utama yang telah dikontribusikan antara lain Pendekatan yang digunakan dalam memilih sektor atau komoditas unggulan untuk pengembangan ekonomi lokal dan daerah, antara lain melalui pendekatan rantai nilai (value chain approach), Adopsi standar global (Global Sustainable Tourism Council) untuk pelaksanaan pembangunan pariwisata berkelanjutan nasional dan menjadi Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan, Pedoman Desa Wisata Hijau yang disusun dengan kolaborasi strategis dengan 5 kementerian terkait dan 1 sektor swasta.
Lebih dari 300 orang menerima manfaat dari pekerjaan baru yang dibarengi dengan kondisi kerja yang lebih baik serta perbaikan pendapatan, serta lebih dari 1.700 orang menerima pelatihan yang inovatif untuk meningkatkan peluang kerja, termasuk di dalamnya, pemberdayaan lebih dari 5.000 masyarakat dan/atau pemilik usaha kopi lokal di kegiatan pelatihan e-learning barista.
Keterampilan yang diperoleh dari pelatihan-pelatihan ini sangat membantu masyarakat untuk bertahan dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang sangat menghantam sektor pariwisata.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=BD0jB5iDidY

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
