Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2020 | 17.37 WIB

BKPM: Belum Ada Investor Mundur Gara-gara Lihat Demo Omnibus Law Ricuh

ANARKISTIS: Bentrokan peserta demonstrasi yang menolak UU Cipta Kerja dengan petugas keamanan di depan gedung DPRD Jogjakarta. (ELANG KHARISMA DEWANGGA/JAWA POS RADAR JOGJA) - Image

ANARKISTIS: Bentrokan peserta demonstrasi yang menolak UU Cipta Kerja dengan petugas keamanan di depan gedung DPRD Jogjakarta. (ELANG KHARISMA DEWANGGA/JAWA POS RADAR JOGJA)

JawaPos.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, meskipun ada aksi demonstrasi sebagai respons masyarakat terhadap lahirnya Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja kemarin, sejauh ini belum ada pengusaha yang berencana membatalkan investasinya ke tanah air. "Saya ingin katakan sampai dengan hari ini belum ada niat investor membatalkan gara-gara demo atau mengganggu iklim investasi, belum ada," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (8/10).

Sebelumnya, dirinya mengaku optimistis bahwa Indonesia akan diserbu sekitar 153 perusahaan untuk berinvestasi setelah pengesahan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja. Pasalnya, UU Cipta Kerja diklaim memiliki efek yang luas dalam membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Bahlil mengatakan, ratusan perusaahan akan menyediakan lapangan kerja yang dapat mengurangi angka pengangguran di tanah air. Bahlil juga meminta masyarakat tidak memahami hal ini sebagai penampungan kerja bagi warga negara asing (WNA). Sebab, penyediaan lapangan kerja akan diprioritaskan untuk tenaga kerja pribumi.

Melalui regulasi ini juga akan memudahkan proses investasi masuk ke Indonesia. Hal itu sekaligus menjawab keluhan dunia usaha yang selama ini melirik Indonesia menjadi ladang berusaha.

Ia sangat yakin target investasi nasional akan naik pada 2021 mendatang. Adapun target investasi tahun ini sendiri yang sebesar Rp 816 triliun sudah terealisasi sekitar 49 persen.

"Insya Allah ini landai-landai saja. Kita berdoa untuk mendapatkan yang terbaik agar demonya selesai," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore