
Petugas keamanan saat apel jaga di pusat perbelanjaan Lippo Mall Puri, Jakarta, Senin (15/6/2020). Pemprov DKI Jakarta pada minggu ketiga penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi membuka kembali operasional 80 pusat perbelanjaan atau mal
JawaPos.com - Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali guna menekan angka penularan Covid-19. Hal ini tentunya bisa berdampak pada sektor ekonomi.
Seperti diungkapkan Ketua APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia) DPD Jakarta Ellen Hidayat. Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2020 saja mal sudah sangat berdarah-darah karena pendapatan yang anjlok.
"Kerugian pengelola pusat belanja selama tahun 2020 sudah sangat parah,” ujarnya dalam keterangannya yang diterima oleh JawaPos.com, Sabtu (9/1).
Baca Juga: PPKM Jawa-Bali, DPR: Pastikan Masyarakat Terapkan Prokes 3M
Ellen mengaku, 82 anggotanya telah mengalami pasang surut sejak Maret 2020. Berbagai macam PSBB yang menyasar kepada pusat belanja beserta tenant-temannya sudah dimulai sejak pertengahan April 2020 sampai sekarang. Termasuk adanya perketatan yang baru saja diumumkan pemerintah yang disebut PPKM.
"Sekali lagi kena dampak dengan adanya pembatasan penutupan mal pada jam 19.00 dan juga kapasitas resto yang diizinkan hanya 25 persen," ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan alasan mal yang masih saja menjadi korban atas lonjakan kasus positif virus Covid. Padahal, menurutnya kenaikan jumlah penderita Covid-19 disebabkan oleh pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.
Bahkan, mal sendiri bukan lah penyebab klaster Covid-19 karena pengunjungnya sangat terbatas. Pusat perbelanjaan sangat kooperatif dan mengerti tata cara protokol kesehatan yang harus diikuti ketika berkunjung ke mal.
Ellen memaparkan, selama ini pihak mal sudah sigap, tertib, dan patuh, bahkan bersedia mengeluarkan dana untuk berbagai peralatan untuk menunjang protokol kesehatan. Itu yang membuat pusat belanja bukan merupakan klaster Covid-19.
"Tetap saja bila ada peraturan baru yang terbit, maka pusat belanja kembali lagi menjadi obyek yang harus bersedia menerima berbagai keputusan dan menanggung kerugian akibat merebaknya penderita Covid-19 lagi," ungkapnya.
Ellen menambahkan jumlah pengunjung mal pada akhir 2020 sangat landai. Rata-rata pergerakan pengunjung hanya sekitar 40 persen karena adanya kebijakan operasional yang hanya sampai pukul 19.00, sehingga masyarakat enggan ke pusat belanja.
"Selama ini salah satu daya tarik pusat belanja adalah adanya berbagai F&B yang bervariasi dan dine-in concept. Namun dengan adanya batasan resto hanya 25 persen dan perkantoran harus WFH 75 persen, maka dapat dipastikan traffic ke pusat belanja yang saat ini baru mencapai 40 persen akan turun lagi," tutupnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=c6Q5CX4rNmA

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
