Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Maret 2022 | 01.11 WIB

Bantah Minyak Goreng Langka, Kemendag: Tersedia, tapi Ada yang Bermain

Caption: Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan  (Biro Humas Kemendag) - Image

Caption: Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan (Biro Humas Kemendag)

JawaPos.com - Masyarakat mengeluhkan ketersediaan minyak goreng yang langka di pasaran. Sudah sekitar 3 bulan ini, masyarakat selalu berkutat dengan masalah tersebut.

Terkait hal itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN), Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menampik kabar minyak goreng langka.

"Pertama, minyak goreng ini tidak langka, tersedia," terang dia dalam diskusi publik secara daring, Selasa (8/3).

Oke Nurwan mengatakan hal yang menjadi masalah di lapangan adalah masyarakat itu mencari harga yang murah, yakni sesuai harga eceran tertinggi (HET) sekitar Rp 14 ribu per liter. Namun, untuk ketersediaan minyak goreng sendiri masih aman.

"Hanya masalahnya yang dituntut masyarakat itu mana yang Rp 14 ribu, mana yang Rp 13 ribu, mana yang Rp 11.500, kalau harga tinggi banyak, di mana-mana ada, ke pasar mana pun harga tinggi ada, pasti ada, online juga ada," terangnya.

Apalagi, pihaknya terhitung sejak 14 Februari telah mendistribusikan sekitar 370 juta liter minyak goreng ke semua provinsi. Sementara itu, rata-rata konsumsi nasional per hari adalah 20 juta liter, artinya kelangkaan ini tidak ada.

"Ini mau bulan ketiga, secara prinsip minyak goreng yang beredar itu (ada), tapi ada yang mempermainkan, baik dari aliran (distribusi) dan harga," tandas Oke Nurwan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore