
Ilustrasi penumpang kereta api tengah memasuki gerbong kereta yang akan membawanya ke kota tujuan. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS
JawaPos.com - Sejumlah netizen menilai tiket kereta api saat ini mengalami kenaikan. Mereka mengeluh dan meminta PT Kereta Api Indonesia atau KAI untuk menurunkan harga.
Terkait keluhan itu, Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero) Joni Martinus menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif kereta api. Menurutnya, tarif Kereta Api komersial sifatnya fluktuatif alias naik turun, salah satunya dengan menyesuaikan permintaan atau demand dari pelanggan.
"KAI menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif kereta api. Tarif KA Komersial sifatnya fluktuatif menyesuaikan dengan demand dari pelanggan," kata Joni Martinus kepada JawaPos.com, Selasa (7/2).
Joni juga memastikan bahwa harga tiket kereta komersial yang ditetapkan selalu berada dalam tarif batas bawah (TBB) dan tidak melampaui Tarif Batas Atas (TBA).
"Tarifnya juga kami pastikan selalu berada dalam Tarif Batas Bawah (TBB) - Tarif Batas Atas (TBA). Data mengenai TBB dan TBA KA Komersial dapat masyarakat akses melalui situs Keterbukaan Informasi Publik KAI di ppid.kai.id," imbuh Joni.
Adapun untuk kereta api yang sifatnya Public Service Obligation (PSO) alias mendapatkan subsidi dari pemerintah, KAI memastikan tetap sesuai dengan tarif yang disesuaikan dengan pemerintah.
"Untuk KA-KA yang sifatnya PSO (Public Service Obligation), tarifnya tetap sesuai dengan tarif yang telah ditentukan oleh pemerintah," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, salah satu netizen yang mengeluh soal kenaikan harga tiket adalah akun Instagram @sobatbordir. Keluhan dia sampaikan lantaran KA Sembrani yang biasa dinaiki mengalami kenaikan harga. Akibat kenaikan itu, dirinya lebih memilih kereta lain yang harganya lebih terjangkau.
“Dulu tiap Jumat masih kejangkau Jkt-Sby naik KA Sembrani, sekarang naiknya hanya cukup buat bisnis Gumarang klo Ndak ya Kertajaya,” kata @sobatbordir, Senin (6/2).
Lebih lanjut, soal itu ia menilai bahwa KAI sedang tidak baik-baik saja. Ia pun berharap harga tiket kereta api bisa kembali turun. “Semoga tiket bisa turun #kaisedangtidakbaikbaiksaja,” lanjutnya.
Sementara itu diketahui, KA Gumarang dan KA Sembrani merupakan jenis KA komersial yang harganya fluktuatif mengikuti demand dari pelanggan dan ditentukan oleh KAI.
Berdasarkan pantauan JawaPos.com, harga tiket KA Sembrani eksekutif Gambir-Surabaya berangkat pukul 19.00 WIB pada Jumat (10/2) dipatok sebesar Rp 685.000. Harga tersebut terpantau naik dari sebelumnya ada di kisaran mulai Rp 445.000.
Sedangkan KA Gumarang Eksekutif berangkat pukul 15.50 WIB dibanderol Rp 585.000. Itu artinya, dari segi harga lebih murah daripada KA Sembrani.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
