
Ilustrasi mata uang Dolar AS
JawaPos.com - Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia kembali mengalami penurunan September 2018. Bank Indonesia (BI) mencatat cadev Indonesia sebesar USD 114,8 miliar dari sebelumnya USD 117,9 miliar.
Namun demikian, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
Ekonom Instute For Development of Economic and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai jika cadangan devisa tersebut akan terus tergerus. Hal itu lantaran tekanan perekonomian global masih terus berlanjut.
"Cadev-nya akan semakin tergerus untuk intervensi rupiah dan pembayaran kewajiban ULN yang makin tinggi," ujarnya kepada JawaPos.com, Sabtu (6/10).
Apalagi saat ini nilai tukar rupiah ada di level Rp 15.182 per USD. Dengan masih adanya tekanan dari luar, Bhima memerkirakan nilai tukar akan jatuh ke Rp 15 ribu. Hal itu juga akan membuat cadangan devisa berkurang untuk mengintervensi pelemahan tersebut.
"Proyeksi rupiah sampai akhir tahun diperkirakan Rp 15.200 - Rp 15.600. Faktornya tekanan global dan domestik sama-sama punya peran," tuturnya.
Jika nilai tukar Rupiah tak kunjung membaik, Bhima khawatir akan berimbas pada gagal bayar utang swasta yang tinggi. Oleh karena itu, diharapkan Bank Indonesia (BI) dan pemerintah bisa mengambil kebijakan-kebijakan yang berani dalam menahan keperkasaan dolar.
"Kalau super dolar terus hantam rupiah imbas ke gagal bayar utang swasta tinggi. Swasta akan tunda ekspansi dan kalau terjepit bisa sebabkan PHK massal," tandasnya.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
