Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Oktober 2020 | 04.59 WIB

Kopi Tanah Air Dilirik Dunia, Indonesia Harus Benahi Pasar Ekspor

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Dalam peringatan International Coffee Day pada hari kedua, dilakukan banyak kegiatan termasuk talkshow membahas market review coffee Indonesia. Guna mencapai target dan tantangan, dalam talkshow tersbeut sebagai narasumber adalah perwakilan Duta Besar yakni KBRI Moscow dan ITPC Dubai, Los Angeles, Mexico City, dan Hamburg. Para peserta juga berasal dari kalangan pengusaha dan Perwakilan pemerintah. Acara ini mendapat banyak dukungan dari berbagai kalangan termasuk Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan RI.

Talkshow yang dibagi dua tema tersebut juga membahas upaya dan target ekspor kopi Indonesia terutama kopi jenis robusta seperti halnya AS. Talkshow ini menghadirkan pembicara berasal dari berbagai kalangan termasuk perwakilan pemerintah di antaranya Ratu Silvy Gayatri (SesDirjen Kemenlu Amerika dan Eropa) dan Olvy Andrianita (Direktur Produk Ekspor Kemendag).

Menurut Ratu Silvy Gayatri, saat ini kopi Indonesia menjadi pusat perhatian negara-negara penikmat kopi di dunia. Untuk itu Indonesia harus memiliki strategi jitu untuk bisa mendapatkan pasar dunia sehingga kopi Indonesia bisa mampu terserap keluar dan bisa membuat kesejahteraan bagi para petani kopi.

Pameran kopi, teh dan kakao (COTECA) tahun 2018 digelar di Kota Hamburg. Indonesia siapkan paviliun terbesar di antara 39 paviliun negara lain yang ikut dalam pameran ini

Gelaran virtual International Coffee Day (Istimewa)

"Kita harus berbenah agar mendapatkan pasar expor," ungkap Ratu dalam paparannya dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com.

Sedangkan Olvy Andrianita mengatakan sangat mendukung kegiatan VICD dan akan membantu dalam persiapan ekspor kopi Indonesia ke negara yang menjadi konsumen kopi. Apalagi saat ini Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia.

"Kita akan bersama-sama menembus pasar kopi dunia," ujar Olvy.

Hari kedua peringatan International Coffee Day fokus pada trading, ulasan kopi dari para produsen kopi di Indonesia, dan penjelasan mengenai market kopi dunia dan peluang kopi Indonesia menembus pasar internasional.

"Pembicara yang hadir beragam mulai dari para produsen kopi di Indonesia, perwakilan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan RI, KBRI Moscow dan Finlandia hingga ITPC Dubai, Hamburg, Mexico City, dan Los Angeles," jelas Mardiana selaku moderator.

Gelaran virtual International Coffee Day dilangsungkan pada 1-4 Oktober 2020. Pada hari pertama dan kedua diperuntukkan bagi penjual kopi dan pembeli baik dari lokal maupun internasional. Termasuk pihak yang serius tertarik untuk memulai industri kopi Indonesia.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=4Y21Wce5C_g&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore