
Ilustrasi pekerja UMKM saat merapihkan baju yang hendeka di paking untuk di kirim sentra tekstil baju di kawasan Ciputat (Dery Ridwansah/JawaPos.com).
JawaPos.com - Anggota Komisi XI DPR RI Andi Achmad Dara mendorong pemerintah untuk lebih memperhatikan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Politikus Partai Golkar ini menekankan, perhatian pemerintah terhadap UMKM harus konkret dengan adanya pemberian modal dan ventura.
"Pemerintah harus mempermudah UMKM untuk mengakses modal dengan bunga yang ringan dan terjangkau," kata Andi kepada wartawan, Senin (2/1).
Pria yang karib disapa Aday ini mengutarakan, kontribusi dan potensi UMKM sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus kemampuan UMKM dalam menanggulangi dampak dari potensi krisis ekonomi dan ketidakpastian global.
"Ekonomi rakyat Indonesia itu identik dengan UMKM karena jumlah dan sebarannya yang luar biasa besar di Indonesia," papar Andi.
Dia menyebut, Indonesia memiliki 65 juta lebih unit UMKM yang terdata dan menyerap 97 persen pangsa tenaga kerja. Bahkan, kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional yang menyerap 97 persen tenga kerja, juga menyumbang 60,3 terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan berkontribusi 14,4 persen ekspor nasional.
“Jumlah UMKM yang terdata saja itu 65,46 juta, masih banyak yang belum terdata, ini jumlah yang luar biasa besar”, ujar legislator Golkar dapil Banten III ini.
Dia menegaskan, potensi dan kontribusi UMKM yang sangat besar, penting pada perekonomian nasional. Karena itu, ia mengharapkan pemerintah tidak abai terhadap UMKM. Namun, harus didorong untuk lebih besar dan meningkat produktivitasnya.
"Harus lebih memprioritaskan UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang, termasuk kemampuan UMKM untuk go internasional," papar Andi.
Ia juga menyinggung masalah dan kendala klasik yang masih dihadapi oleh UMKM, yakni soal akses modal dan fasilitas di perbankan. Menurut, masalah tersebut yang menjadi wilayah pemerintah untuk hadir dan harus diprioritaskan, dengan mempermudah persyaratan dan jaminan, sembari memberikan pelatihan dan pendampingan pelaku UMKM.
“Kendala klasik UMKM dalam mengakses modal dan fasilitas perbankan tidak boleh lagi terjadi di masa mendatang, pemerintah harus hadir secara penuh agar UMKM kita bisa tumbuh dan berkembang pesat," pungkasnya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
