
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita seusai meninjau operasi pasar yang dilakukan bersama Bulog, Selasa (9/1)
JawaPos.com - Pemerintah akan bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang coba-coba berspekulasi dengan harga kebutuhan pokok, khususnya komoditi beras. Lewat Satgas Pangan, pemerintah akan mengawasi pelaku usaha yang mencoba memainkan harga.
"Tangkap, bila ada upaya spekulatif yang merugikan rakyat, kita tidak akan menoleransi itu," tegas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, seusia meninjau pelaksanaan operasi pasar beras di Gudang Perum Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten, Jakarta, Selasa, (9/1).
Dia menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan bersama Polri telah membentuk satuan tugas (Satgas) pangan untuk memantau perkembangan harga pangan. Tujuannya, memastikan tidak ada yang coba-coba melakukan spekulasi harga pangan dan menjaga harga tetap stabil.
Ia menjelaskan, keterlibatan satgas pangan dalam operasi pasar ini untuk melakukan pengawasan terhadap pihak-pihak yang menjalankan operasi pasar. Dengan melakukan monitoring, pengendalian dan pengamanan, diharapkan tidak akan terjadi penimbunan dan kecurangan beras.
Dari operasi pasar yang digelar ini, Mendag juga akan menyalurkan jenis beras kualitas medium. Bila ditemukan adanya penjual yang tidak menjual beras jenis ini atau ditemukan indikasi penimbunan, satgas pangan akan menangkap dan menindaklanjutinya.
"Polisi kan punya data yang lengkap. Siapa bandarnya di satu daerah pasti diketahui. Dengan perintah dari Kalopri untuk melakukan pemantauan, satgas bisa mengetahui dan menindaklanjuti bila ada temuan yang tidak benar," tuturnya.
Di tempat yang sama, Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti menambahkan, satgas ini berfungsi untuk memastikan beras sampai ke konsumen.
"Intinya satgas pangan ini juga untuk mempercepat dan membantu sampainya beras itu ke konsumen," tuturnya.
Djarot menambahkan, satgas pangan ini juga berfungsi untuk memastikan beras yang didistribusikan sampai ke konsumen. Pemerintah tidak ingin beras yang disebarkan itu sampai ke tempat yang bukan ditujukan.
"Misalnya, jangan ada beras yang sampai ke pabrik tepung," ungkapnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
