
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com – Pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 diperkirakan bakal menyentuh angka mencapai 5,18 persen. Sementara secara tahunan, ekonomi Indonesia diproyeksi hanya tumbuh sekitar 5,05 persen.
Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia itu disampaikan Peneliti Makroekonomi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Teuku Riefky.
“Perekonomian Indonesia diestimasi tumbuh sebesar 5,18 persen pada Triwulan IV-2025, dengan rentang estimasi 5,10 hingga 5,25 persen. Sedangkan untuk tahun penuh 2025 diperkirakan sebesar 5,05 persen,” kata Riefky dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2).
Riefky menyoroti berbagai faktor yang menahan laju pertumbuhan ekonomi, salah satunya meningkatnya frekuensi bencana alam menjelang akhir 2025.
Banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah dinilai menimbulkan korban jiwa sekaligus kerugian ekonomi yang signifikan.
Menurut dia, dampak bencana tersebut diperparah oleh lemahnya respons tanggap darurat serta buruknya koordinasi antar lembaga pemerintah dalam penanganan krisis.
Ke depan, manajemen bencana dinilai perlu direformasi secara struktural, mengingat risiko bencana alam diperkirakan semakin meningkat akibat perubahan iklim.
Di sisi lain, ruang fiskal pemerintah juga disebut semakin terbatas. Riefky mencatat defisit anggaran pada 2025 mencapai 2,92 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), di tengah beban program prioritas yang dinilai mahal secara fiskal.
“Program prioritas tersebut tidak diimbangi dengan kinerja penerimaan negara,” jelasnya.
Ia menjelaskan soal adanya kontraksi penerimaan pajak penghasilan (PPh) sebesar 13,13 persen secara tahunan atau year on year (yoy), serta penurunan penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 4,52 persen (yoy) sepanjang 2025.
Kondisi itu mengindikasikan melemahnya produktivitas dan daya beli masyarakat, yang akhirnya berpengaruh pada penerimaan pajak.
Berangkat dari berbagai tekanan tersebut, Riefky menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 masih belum berkualitas dan berpotensi hanya bergerak tipis di atas level 5 persen.
“Di tengah angka pertumbuhan PDB yang terlihat mengejutkan selama 2025, kami berpandangan bahwa pertumbuhan ekonomi masih belum berkualitas dan berpotensi hanya tumbuh sedikit di atas 5 persen,” pungkasnya.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan merilis laporan pertumbuhan ekonomi kuartal IV sekaligus capaian ekonomi sepanjang 2025 pada hari ini, Kamis (5/2).

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
