
Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) kembali menunjukkan hasil menggembirakan dalam upaya dekarbonisasi/(Istimewa).
JawaPos.com – Dalam upaya memperluas kontribusi dekarbonisasi, Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) kembali menunjukkan hasil menggembirakan. Perusahaan energi hijau ini resmi menerbitkan kredit karbon baru dari proyek pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, dengan total volume 35.475 ton CO2e.
Proyek ini memanfaatkan limbah cair kelapa sawit (palm oil mill effluent/POME) dan teknologi covered lagoon untuk menghasilkan energi terbarukan sekaligus menekan emisi—setara meniadakan emisi tahunan lebih dari 8.000 mobil berbahan bakar bensin atau menanam 570.000 pohon setiap tahun.
Dari total volume kredit karbon tersebut, 90,4 persen atau 32.060 ton CO₂e sudah terjual ke berbagai perusahaan nasional lintas sektor, mulai dari perbankan, perdagangan, hingga industri ekstraktif. Antusiasme ini semakin menegaskan bahwa permintaan kredit karbon dalam negeri tengah melesat.
“Kami tidak menyangka kredit karbon yang baru diterbitkan ini terserap begitu cepat oleh pasar. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan kredit karbon di Indonesia sangat tinggi. Kami optimistis perdagangan karbon nasional akan berkembang pesat, terlebih ketika regulasinya semakin matang,” ujar CEO Pertamina NRE, John Anis dalam siaran pers, dikutip Sabtu (15/11).
Menurut John, kredit karbon memberikan ruang partisipasi publik untuk melakukan offsetting atau kompensasi atas jejak karbon mereka. Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah yang menandatangani kesepakatan saling pengakuan (mutual recognition agreement/MRA) dengan standar karbon internasional seperti Gold Standard dan Verra. Upaya ini memperluas peluang Indonesia tampil lebih kuat di pasar karbon global.
PLTBg Sei Mangkei sendiri telah beroperasi sejak 2020 sebagai hasil kolaborasi Pertamina NRE dengan PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III). Proyek ini menjadi bagian dari portofolio energi bersih Pertamina NRE yang sebelumnya juga telah sukses menjual habis kredit karbon perdana dari pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Lahendong Unit 5 dan 6, dengan volume 864.209 ton CO2e.
Ke depan, Pertamina NRE bersiap menerbitkan lebih banyak kredit karbon dari proyek-proyek energi terbarukan yang dikelolanya. “Selain dari PLTBg Sei Mangkei, Pertamina NRE akan segera menerbitkan kredit karbon Volume 3 dari PLTP area Lahendong Unit 5 dan 6 dengan volume estimasi 465.131 ton CO2e,” tambah John.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
