Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) antri untuk menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) beras 20 kg di Kantor Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Depok, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kabar gembira datang untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Berdasarkan pantauan terbaru di SIX-NG per 7 Oktober 2025, proses pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ke-4 untuk periode Oktober–Desember 2025 mulai diproses oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Selain itu, muncul juga indikasi adanya penebalan BPNT periode November–Desember 2025 yang membuat banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bersyukur dan menanti kepastiannya.
Berikut adalah beberapa informasi terkait pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ke-4 untuk periode Oktober–Desember 2025 mulai diproses oleh Kementerian Sosial (Kemensos), dikutip dari YouTube Diary Bansos, Rabu (8/10).
Hasil pengecekan di akun SIXNG melalui menu View DTS menunjukkan bahwa BPNT tahap keempat (Oktober, November, Desember 2025) sudah muncul.
Statusnya kini berada pada tahap “proses cek rekening”, artinya rekening penerima sedang diperiksa oleh pihak perbankan.
Bila tidak ada kendala, status akan berubah menjadi “berhasil rekening”, dan dana segera dicairkan.
Kondisi ini juga terlihat di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Banyuwangi, yang sudah menampilkan status serupa. Jadi, bagi KPM di seluruh Indonesia, proses pencairan sudah dimulai, meski masih memerlukan waktu hingga dana benar-benar masuk ke rekening masing-masing.
Berbeda dengan BPNT, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk periode yang sama (Oktober–Desember 2025) belum muncul di View DTS.
Artinya, hingga saat ini baru BPNT yang mulai diproses lebih dulu. Namun KPM tidak perlu khawatir, karena tahap PKH kemungkinan akan segera menyusul begitu proses administratif selesai dilakukan oleh Kemensos dan pihak perbankan.
Hal yang paling mengejutkan sekaligus menggembirakan adalah munculnya status baru “Penebalan BPNT” di riwayat bansos SIXNG.
Penebalan ini berlaku untuk periode November–Desember 2025, dengan nominal Rp 200.000 per bulan. Artinya, total bantuan tambahan mencapai Rp 400.000 untuk dua bulan tersebut.
Walau demikian, perlu dicatat bahwa belum ada pengumuman resmi dari Kemensos maupun Kementerian Keuangan terkait realisasi penebalan ini. Data yang muncul di SIXNG masih berupa indikasi sistem, bukan kepastian final. Namun jika benar terealisasi, ini tentu menjadi bonus besar bagi para penerima manfaat.
Saat ini, total penerima BPNT di seluruh Indonesia mencapai 18,27 juta keluarga. Jika penebalan benar-benar disalurkan, maka jumlah dana yang digelontorkan pemerintah akan sangat besar, dan menjadi bentuk nyata dukungan sosial di akhir tahun 2025.
KPM diimbau untuk memanfaatkan bantuan yang diterima dengan bijak tanpa perlu membandingkan diri dengan penerima lainnya.
Selain tahap keempat, pencairan susulan BPNT dan PKH untuk tahap kedua dan ketiga juga masih terus berjalan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
