Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Mei 2025 | 04.30 WIB

Pusri Lestarikan Lingkungan Lewat Program Hutan Kemasyarakatan Palembang

PT Pusri Palembang bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Hutan Adat Mude Ayek Tebat Benawa di Kota Pagar Alam dan Kelompok Tani Hutan Ayek Bahu di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (Istimewa). - Image

PT Pusri Palembang bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Hutan Adat Mude Ayek Tebat Benawa di Kota Pagar Alam dan Kelompok Tani Hutan Ayek Bahu di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (Istimewa).

JawaPos.com - Sebagai komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan, PT Pusri Palembang, anggota holding dari PT Pupuk Indonesia, menggagas serangkaian program pengembangan, diantaranya program Perhutanan Sosial yang terintegrasi dengan kegiatan Hutan Kemasyarakatan perusahaan.

Salah satu inisiatif dalam program unggulan ini adalah pengembangan Kopi Tebat Benawa yang diimplementasikan melalui pendekatan Integrated Forestry Farming System (IFFS). Program itu diwujudkan melalui kolaborasi bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Hutan Adat Mude Ayek Tebat Benawa di Kota Pagar Alam dan Kelompok Tani Hutan Ayek Bahu di Kabupaten Lahat.

Inisiatif ini mengintegrasikan peningkatan kapasitas kelembagaan usaha, pelatihan kewirausahaan, serta praktik pertanian berkelanjutan dalam skema IFFS. Melalui program Kopi Tebat Benawa, Pusri memberikan dukungan nyata berupa bantuan alat dan pelatihan untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas diversifikasi produk kopi.

Bantuan yang telah disalurkan meliputi mesin kupas kulit kopi, alat pemanggang ( roasting ) kopi, rumah penjemuran ( green house ) serta rumah produksi. Selain itu Pusri juga menyelenggarakan pelatihan pasca panen kopi dan pelatihan pembuatan produk turunan kopi seperti sabun, teh kulit kopi, dan pewangi kopi.

Tak hanya itu, perusahaan juga mendistribusikan bibit kopi Arabika dan alpukat sebanyak 13.600 bibit kepada masyarakat. VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri Rustam Effendi menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud sinergi antara keinginan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami percaya bahwa kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Melalui program ini, kami tidak hanya mendorong produktivitas kopi rakyat yang sesuai dengan Asta Cita Pemerintah, tetapi juga mendukung ekosistem hutan yang sehat melalui pendekatan berbasis komunitas,” jelas Rustam.

PT Pusri Palembang bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Hutan Adat Mude Ayek Tebat Benawa di Kota Pagar Alam dan Kelompok Tani Hutan Ayek Bahu di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. (Istimewa).

Melalui dukungan ini, Pusri berharap masyarakat di sekitar kawasan hutan dapat menikmati peningkatan pendapatan yang berkelanjutan, sekaligus turut berpartisipasi aktif menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik pertanian yang ramah alam.

Program ini difokuskan pada dua kelompok masyarakat pengelola hutan, yaitu KUPS Hutan Adat Mude Ayek Tebat Benawa di Kota Pagar Alam dan Kelompok Tani Hutan Ayek Bahu di Kabupaten Lahat. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kapasitas kelembagaan usaha dan kewirausahaan masyarakat sekitar kawasan hutan guna menciptakan sistem pertanian terpadu yang produktif dan berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi ini kami ingin menciptakan ekosistem yang kuat dalam pengembangan kopi, sekaligus menyiapkan lahan percontohan yang akan mendukung produk NPK Kopi milik Pusri,” tutup Rustam.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore