Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 April 2025 | 00.10 WIB

Menteri Rosan Ungkap Alasan Realisasi PMDN Lebih Tinggi dari PMA pada Kuartal I 2025

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada Kuartal I 2025 mencapai Rp 234,8 triliun, tumbuh 19,1 persen secara tahunan atau Year-on-Year (yoy). Angka itu tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 230,4 triliun, tumbuh 12,7 persen secara tahunan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan alasan investasi dalam negeri lebih tinggi dibandingkan dengan investasi asing pada Kuartal I 2025. "Memang ini disebabkan oleh faktor dari segi infrastruktur terutama pembuatan jalan tol, terutama di daerah Sumatera dan Riau," kata Rosan dalam Konferensi Pers Capaian Realisasi Investasi Kuartal I-2025 di Kantornya, Selasa (29/4).

"Kemudian juga disebabkan oleh adanya peningkatan investasi di bidang real estate dan properti. Jadi, itu yang membuat PMDN kita meningkat lebih tajam," sambungnya.

Lebih lanjut, Rosan membeberkan, sepanjang Kuartal I 2025 realisasi investasi di Indonesia mencapai Rp 465,2 triliun. Angka ini tumbuh sebesar 15,9 persen secara tahunan (YoY) dan 2,7 persen secara Quarter-to-Quarter (QtoQ).

Rosan mengatakan, realisasi investasi Kuartal I 2025 ini setara dengan 24,4 persen dari target yang ditetapkan pada tahun 2024 sebesar Rp 1.905,6 triliun. Berdasarkan lokasinya, realisasi investasi tercatat lebih tinggi di luar Jawa mencapai Rp 235,9 triliun atau tumbuh 17,4 persen.

Sedangkan di Jawa hanya sebesar Rp 229,3 triliun atau tumbuh 14,3 persen secara tahunan. "Investasi di Jawa tetap tumbuh juga, tetapi kembali lagi luar Jawa sebesar 17,4 persen yang secara persentase pertumbuhannya lebih tinggi di luar Jawa dibandingkan di Jawa," tutupnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore