
Layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com–Pasar saham AS ditutup menguat tajam pada perdagangan kemarin, Rabu (9/4) waktu setempat. Seiring dengan keputusan Presiden Donald Trump yang menunda penerapan tarif impor terhadap sebagian besar negara selama 90 hari.
Indeks Dow Jones melonjak 7,9 persen ke level 40.608. Sementara S&P 500 naik 9,5 persen ke level 5.457. Namun demikian, Trump tetap menaikkan tarif impor terhadap produk dari Tiongkok menjadi 125 persen yang sudah mulai berlaku efektif.
Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menilai, pasar merespons positif pengumuman tersebut. ”Sebab, penangguhan tarif sementara meredakan kekhawatiran akan eskalasi langsung dalam perang dagang global,” ucap Andry Asmoro kepada Jawa Pos, Kamis (10/4).
Selain itu, juga membuka ruang bagi negosiasi ulang antara AS dan negara-negara mitra, termasuk Tiongkok. Trump menyebutkan, sebelum menyetujui penundaan ini, sekitar 75 negara telah menghubunginya. Mereka ingin merundingkan kesepakatan dagang yang lebih baik.
Dia juga yakin bahwa Tiongkok pada akhirnya akan menyetujui pengaturan dagang yang baru.
Pasar keuangan turut bereaksi terhadap situasi ini. Ekspektasi pasar kini memperkirakan pemangkasan suku bunga dana Fed sebesar 75 basis poin (bps) hingga akhir tahun ini. Di sisi lain, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 3,86 bps ke level 4,33 persen. Meskipun secara tahunan masih turun 23,8 bps.
Berbanding terbalik dengan pasar AS, pasar saham Eropa ditutup melemah. Indeks CAC 40 Prancis turun 3,34 persen ke 6.863,02. Begitu pula indeks DAX Jerman yang melemah 3 persen ke 19.670,88.
Dari dalam negeri, indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 0,5 persen ke level 5.970,00 kemarin. Mencatat penurunan 15,54 persen sejak awal tahun. Arus keluar dana asing sebesar Rp 1,1 triliun. Dengan demikian, total arus keluar Rp 34,9 triliun sejak awal 2025.
Pada pembukaan perdagangan bursa Kamis (10/4), IHSG rebound 4,32 persen ke level 6.225,486 setelah 20 menit berjalan. Mengikuti penutupan bursa saham global, terutama bursa Wall Street, AS. Merespons positif penundaan tarif Trump.
Andry juga mencermati perkembangan di pasar obligasi dan nilai tukar. ”Imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia tenor 10 tahun naik 5,5 bps menjadi 7,14 persen, sementara yield obligasi global dalam USD (INDON) naik lebih tajam, sebesar 26,2 bps ke 5,63 persen,” jelas Andry Asmoro.
Rupiah tercatat stabil di level Rp 16.865 per USD. Meskipun secara tahunan masih terdepresiasi 4,74 persen. ”Hari ini (10/4), nilai tukar rupiah terhadap USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp 16.831 hingga Rp 16.933,” terang Andry Asmoro.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
