
Media Gathering Rupiah Cepat bertajuk "Pre-Event RC 7th Anniversary: Navigating The Future of Digital Finance Beyond Lending" yang digelar di Jakarta, Selasa (18/3)/(Foto: Dimas Choirul/JawaPos.com).
JawaPos.com – Direktur Utama PT Kredit Utama Fintech Indonesia (RupiahCepat), N. Balandina T. Siburian, mengungkap sejumlah tantantan yang dihadapi dalam industri financial technology (fintech).
Selain memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan literasi dan edukasi keuangan masyarakat, pihaknya juga tengah menghadapi maraknya praktik penipuan digital (fraud) seperti manipulasi data.
Untuk mengatasi hal ini, pihaknya berkomitmen meningkatkan keamanan data dengan menerapkan sistem manajemen keamanan informasi ISO 27001. Selain itu, perusahaan juga terus memperbaiki tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan melalui serangkaian SOP yang sejalan dengan regulasi yang berlaku.
Tantangan lain yang dihadapi adalah praktik tidak bertanggung jawab dalam industri peer-to-peer lending (P2P lending), seperti penagihan yang tidak manusiawi dan suku bunga yang terlalu tinggi.
"Ini adalah masalah kita bersama. Kami terus berupaya memperbaiki citra industri ini melalui tata kelola yang baik dan transparan," kata Balandina dalam Media Gathering Rupiah Cepat bertajuk "Pre-Event RC 7th Anniversary: Navigating The Future of Digital Finance Beyond Lending" yang digelar di Jakarta, Selasa (18/3).
Karena itu, Balandina mengajak seluruh masyarakat utamanya media untuk berperan aktif dalam meningkatkan literasi keuangan dan inklusi keuangan digital. Melalui workshop yang diselenggarakan, perusahaan berharap dapat meningkatkan pemahaman media tentang inovasi RupiahCepat dalam literasi keuangan, keamanan data, dan transformasi digital keuangan di Indonesia.
"Kami berharap media dapat membantu menyebarkan informasi positif tentang peran RupiahCepat dalam ekosistem fintech," ujar Balandina.
Senada, Direktur RupiahCepat, Anna Maria Chosani, menekankan pentingnya memperbaiki citra pinjaman online (pinjol) di mata masyarakat. Pasalnya pinjol sering kali mendapat stigma negatif karena maraknya praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab.
"Kami berkomitmen untuk mengubah persepsi ini melalui program literasi dan edukasi keuangan yang intensif," jelasnya.
Saat ini, pihaknya aktif mengikuti event literasi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, perusahaan juga memanfaatkan kanal media sosial untuk memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, dengan merilis 15 hingga 20 konten edukatif setiap bulannya.
Pentingnya Legal dan Logis dalam Pinjaman Online
Deputi Direktur Perencanaan, Pengembangan, dan Edukasi Keuangan OJK, Naomi Triyuliani, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 97 platform pinjaman daring yang berizin dari OJK, dengan total pendanaan mencapai Rp77,02 triliun dan 22,42 juta rekening pengguna aktif. "Sekitar 60,49% pengguna aktif didominasi oleh Gen Z dan Milenial. Oleh karena itu, kami gencar melakukan literasi keuangan kepada kelompok ini," ujarnya.
Untuk itu, Naomi menekankan pentingnya prinsip "2L" (Legal dan Logis) kepada seluruh masyarakat sebelum menggunakan layanan keuangan. "Pastikan platform yang digunakan memiliki izin resmi dari otoritas berwenang dan suku bunga yang ditawarkan logis. Suku bunga yang terlalu tinggi, seperti 20-30% per bulan, adalah indikasi penipuan," tegasnya.
----
Caption:
Media Gathering Rupiah Cepat bertajuk "Pre-Event RC 7th Anniversary: Navigating The Future of Digital Finance Beyond Lending" yang digelar di Jakarta, Selasa (18/3)/(Foto: Dimas Choirul/JawaPos.com).

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
