Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Maret 2018 | 23.57 WIB

Wujudkan Smart Airport, AP I Operasikan AOCC Perdana di Indonesia

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional serta pelayanan kepada pengguna jasa bandara, PT Angkasa Pura I (Persero) meresmikan pengoperasian Airport Operation Control Center (AOCC) di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Jumat (2/3).

Pengoperasian AOCC ini merupakan kali pertama di Indonesia. Sekaligus menjadi langkah awal digitalisasi operasional bandara. Serta implementasi smart airport secara menyeluruh di berbagai bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I (Persero). Selain itu juga mempertegas terwujudnya operational excellence dan service excellence. Tahun ini, target implementasi AOCC menyasar sembilan bandara. 


“Peningkatan trafik dari tahun ke tahun berdampak kepada dinamika operasional bandara yang makin beragam. Hal ini menuntut adanya pengawasan yang baik dan terintegrasi dalam suatu sistem berteknologi tinggi. Oleh karena itu dibangun Airport Operation Control Center atau AOCC sebagai wujud komitmen Angkasa Pura I untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa bandara melalui implementasi sistem teknologi informasi,“ kata Direktur Utama PT AngkasaPura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (2/3).

Secara umum, AOCC berfungsi sebagai suatu control center pengawas aktivitas operasional di area udara (airside) dan darat (landside). Mencakup seluruh aktivitas kedatangan dan keberangkatan di bandara.  AOCC di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan merupakan wadah kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di bandara. Terdiri dari unsur 4A yaitu Airport Operator, Airline Operators, Air Navigation, dan Authorities seperti bea cukai, imigrasi, karantina, kepolisian, dan lainnya. 

Faik menerangkan, keberadaan seluruh perwakilan pemangku kepentingan dalam satu ruangan yang sama, berdampak positif terhadap pembuatan keputusan bersama mengenai berbagai hal operasional yang dapat diambil secara cepat dan tepat sebagai pelaksanaan Airport Collaborative Decision Making (A-CDM).

Sebagai informasi, total pergerakan penumpang pada 2017 di tiga belas bandara Angkasa Pura I sebanyak 89,7 juta orang, naik 5,9 persen dibanding total pergerakan penumpang pada 2016 yang sebanyak 84,7 juta orang. Sementara itu, total pergerakan pesawat pada 2017 sebanyak 791.387 pergerakan, naik 3,51 persen dibanding pergerakan pesawat pada 2016 yang sebanyak 764.531 pergerakan. "Pertumbuhan trafik dari tahun ke tahun ini yang menegaskan perlunya Angkasa Pura I untuk mengimplementasikan AOCC untuk dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional bandara sehingga pada akhirnya meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa bandara," jelasnya.

AOCC di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dilengkapi dengan Airport Operation Control System (AOCS) yang dalam perkembangannya akan menjadi sistem kebandaraudaraan yang terintegrasi. “AOCC diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional, service level agreement, dan key performance index bandara sebagai wujud komitmen Angkasa Pura I untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jasa bandara,“ kata Faik.

Editor: Teguh Jiwa Brata
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore