
Presiden Prabowo Subianto meresmikan layanan Bank Emas didampingi Dirut BSI Hery Gunardi, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut PT Pegadaian Damar Latri Setiawan.
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto secara terbuka menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), atas peran besarnya sebagai pemrakarsa pendirian Bank Emas. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pidato Presiden Prabowo saat meresmikan layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia di Jakarta, Rabu (26/2).
"Sekali lagi, saya harus terima kasih Pak Jokowi," katanya disambut tepuk tangan para menteri, pimpinan BUMN, dan tamu undangan lainnya.
Presiden Prabowo mengakui bahwa persiapan pendirian Bank Emas memakan waktu lama, lebih dari empat tahun, sejak era pemerintahan Jokowi. "Saya paham, bahwa persiapan Bank Emas ini memakan waktu cukup lama. Kalau tidak salah, lebih dari empat tahun. Takdir saya, bahwa saya yang meresmikan," ujarnya.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung pentingnya mengundang mantan presiden dalam acara peresmian program-program strategis, terutama jika kontribusi pemerintahan sebelumnya sangat besar. "Harusnya, tolong Sekretaris Kabinet, kalau ada program yang jasanya pemerintah sebelumnya banyak, presiden sebelumnya harus dihadirkan juga," katanya.
Presiden Prabowo berencana menemui Jokowi secara langsung untuk menyampaikan permintaan maaf dan penghargaannya. "Mungkin, besok saya akan ketemu Pak Jokowi, saya akan minta maaf. Minta maaf Pak Jokowi, Bapak yang bekerja keras dengan menteri-menteri Bapak, padahal menteri-menteri Bapak banyak yang saya pakai juga (di kabinet)," katanya.
Menurut Kepala Negara, keberlanjutan dalam pemerintahan menjadi kunci untuk mencapai tujuan besar bangsa. Ia menilai bahwa jika sebuah tim sudah solid dan kompeten, tidak ada alasan untuk melakukan perubahan besar-besaran.
"Kalau sudah timnya bagus, kenapa harus diganti, benar nggak? Manajer boleh diganti, tapi timnya, pemainnya masih bagus ya dipakai terus asal kuat kan begitu," ujarnya yang disambut tepuk tangan hadirin.
Prabowo menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan bukan berarti harus mengganti seluruh jajaran menteri. Sejumlah menteri dari era Jokowi masih dipertahankan di Kabinet Merah Putih yang dipimpin Prabowo, sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi dan konsistensi kinerja mereka.
"Manajer boleh ganti, tapi pemainnya masih baik kita pakai terus ya untuk kemenangan bangsa Indonesia," katanya.
Dalam kegiatan itu, Prabowo merasa bersyukur atas berbagai kesempatan untuk meresmikan program-program strategis pemerintah, meski masa pemerintahannya belum genap 200 hari. Presiden pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran menteri dan pimpinan BUMN yang telah bekerja keras dalam merealisasikan layanan Bank Emas, yang merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
