Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 April 2023 | 23.15 WIB

Hasil Kunjungan Jokowi ke Hannover Messe 2023, Volkswagen Berniat Investasi di Indonesia

Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo dan jajarannya pada forum Hannover Messe 2023 turut membawa sejumlah komitmen investasi. - Image

Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo dan jajarannya pada forum Hannover Messe 2023 turut membawa sejumlah komitmen investasi.

JawaPos.com – Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo dan jajarannya pada forum Hannover Messe 2023 turut membawa sejumlah komitmen investasi. Salah satunya, Volkswagen (VW) ke Indonesia.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan kesiapannya untuk mengawal rencana penanaman modal Volkswagen tersebut. Investasi pabrikan otomotif itu akan dilakukan melalui anak usaha PowerCo SE. Tujuannya, membangun industri baterai kendaraan listrik alias electrical vehicle (EV) secara terpadu di tanah air.

Rencananya, investasi Volkswagen ditargetkan untuk menyuplai produk baterai listrik ke sejumlah merek otomotif di bawah naungan VW Group. "VW akan bekerja sama dengan beberapa perusahaan nasional dan asing. Kami siap mengawal agar rencana investasinya segera terealisasi," ujarnya Selasa (18/4).

Bagi Bahlil, investasi dari Jerman tersebut merupakan momen yang tepat bagi Indonesia untuk menyampaikan kepada dunia. Bahwa RI terbuka dalam menarik investasi yang tidak hanya berasal dari Benua Asia, tetapi juga dari Benua Eropa.

"Saya pikir ini sebagai bentuk investasi inklusif sekaligus dapat menganulir cara berpikir dunia internasional yang menganggap pertambangan di Indonesia tidak memperhatikan kaidah-kaidah internasional," tuturnya.

PowerCo SE merupakan anak perusahaan Volkswagen yang didirikan pada 2022 dan berkantor pusat di Salzgitter, Jerman. Perusahaan itu menjalankan semua aktivitas baterai VW Group.

Mulai memproses bahan mentah, mengembangkan baterai, hingga mengelola gigafactories Eropa. PowerCo ditargetkan menyuplai 80 persen produk baterai listrik ke sejumlah merek otomotif di bawah naungan Volkswagen Group (Audi, Skoda, Lamborghini, Porsche, Bentley, dan Ducati).

Selain Volkswagen, Jokowi telah mengadakan pertemuan dengan pemimpin perusahaan Eropa. Yakni, Badische Anilin- und Soda-Fabrik (BASF) dan Eramet.

Kerja sama dengan BASF dan Eramet dijalin dalam bentuk pembangunan proyek Sonic Bay di Kawasan Industri Teluk Weda, Maluku Utara, yang merupakan pabrik pemurnian nikel/cobalt HPAL (high-pressure acid leach) yang menghasilkan mixed hydroxide precipitate (MHP).

"BASF menyampaikan secara langsung minat investasinya kepada Bapak Presiden Jokowi untuk berinvestasi di Maluku Utara dalam rangka pembangunan ekosistem baterai mobil yang investasinya sekitar USD 2,6 miliar," beber Bahlil.

Nanti BASF bekerja sama dengan perusahaan Prancis, Eramet, untuk menciptakan ekosistem tersebut dengan menerapkan praktik usaha yang memperhatikan ESG (environment, social, and government) dan menggunakan energi hijau. Pembangunannya dimulai akhir tahun ini.

Selama periode 2018–2022, Jerman menempati posisi ke-16 dalam peringkat negara asing yang berinvestasi di RI. Nilainya sebesar USD 991 juta.

Berdasar bidang usaha, investasi terbanyak ditempatkan di sektor industri mesin, elektronik, serta instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik dan jam senilai USD 308,4 juta. Lokasi terbesar berada di Jawa dengan nilai USD 499,8 juta. (dee/c14/dio)

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore