
Kapolres Ngawi AKBP Sumrahadi Rahmanto menunjukkan barang bukti kasus penyelewengan tujuh ton pupuk bersubsidi di Ngawi. (Polres Ngawi/Antara)
JawaPos.com–PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung upaya pemberantasan yang dilakukan jajaran Polres Ngawi atas kasus penyelewengan pupuk bersubsidi.
”Pupuk Indonesia mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum yang mengungkap kasus ini. Penyelewengan pupuk bersubsidi merupakan pelanggaran serius yang dapat merugikan negara serta menghambat produktivitas petani,” ujar Senior Manager Jawa Timur-Bali Pupuk Indonesia Taufiek dalam keterangan yang diterima.
Menurut dia, komitmen dukungan pemberantasan tersebut menindaklanjuti temuan penyelewengan pupuk bersubsidi yang ditangani Polres Ngawi baru-baru ini dengan melibatkan sopir distributor pupuk. Dalam kasus tersebut, Polres Ngawi berhasil mengamankan tujuh ton pupuk bersubsidi dari wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah yang hendak dijual dengan harga lebih mahal di daerah Ngawi.
”Kasus ini menguatkan pentingnya pengawasan ketat dalam distribusi pupuk bersubsidi guna memastikan penyaluran tetap sesuai peruntukan,” kata Taufiek.
Taufiek menjelaskan Pupuk Indonesia menerapkan sistem distribusi yang ketat guna memastikan pupuk subsidi sampai ke tangan petani yang berhak. Salah satu upaya yang terus diperkuat adalah penerapan teknologi dan digitalisasi dalam pengawasan distribusi.
Menurut dia, sistem command centre yang dimiliki Pupuk Indonesia dapat mengawasi penyaluran pupuk dilakukan mulai dari pabrik hingga ke tingkat kios. Pihaknya mengimbau seluruh distributor dan kios resmi pupuk agar tetap mematuhi aturan yang berlaku. Jika ditemukan adanya indikasi penyelewengan, pihaknya tidak akan segan untuk memberikan sanksi.
”Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pihak berwenang dalam memastikan pupuk bersubsidi tetap disalurkan tepat sasaran. Setiap bentuk penyimpangan harus ditindak tegas agar program subsidi ini benar-benar memberikan manfaat bagi petani yang membutuhkan,” kata Taufiek.
Sebagai bentuk mitigasi risiko ke depan, kata dia, Pupuk Indonesia terus memperkuat pengawasan distribusi pupuk bersubsidi dengan berbagai langkah, termasuk peningkatan sistem pengawasan distribusi dari hulu hingga hilir.
Kemudian, sinergisitas dengan aparat penegak hukum untuk mencegah penyelewengan pupuk di tingkat lapangan, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam rantai distribusi agar pupuk benar-benar sampai ke petani yang berhak.
”Dengan sistem yang semakin diperketat, kami memastikan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi tetap berjalan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah. Kami tidak mentoleransi segala bentuk penyelewengan ataupun penyalahgunaan pupuk subsidi, karena pupuk ini diperuntukkan bagi petani yang benar-benar berhak,” ungkap Taufiek.
Langkah tegas tersebut, kata dia, dilakukan Pupuk Indonesia untuk melindungi hak petani sekaligus mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
