Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Desember 2024 | 20.50 WIB

KKP Berikan Bantuan Rumah Garam Tunnel untuk Warga Pesisir Malang Selatan

KKP bersama PSPK UB dan PT Cahaya Mas Makmur memberikan bantuan Rumah Garam Tunnel ke kelompok Makmur Sejahtera di Desa Sumberoto, Kabupaten Malang Selatan, Kamis (12/12)/(Foto: Istimewa). - Image

KKP bersama PSPK UB dan PT Cahaya Mas Makmur memberikan bantuan Rumah Garam Tunnel ke kelompok Makmur Sejahtera di Desa Sumberoto, Kabupaten Malang Selatan, Kamis (12/12)/(Foto: Istimewa).

JawaPos.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Pusat Studi Pesisir dan Kelautan Universitas Brawijaya (PSPK UB) sebagai Tim Riset dan PT Cahaya Mas Makmur, Mojokerto sebagai Penyedia/Pelaksana pekerjaan, memberikan bantuan berupa Rumah Garam Tunnel kepada kelompok Garam Makmur Sejahtera di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang Selatan, Kamis (12/12).

Pemberian bantuan turut dihadiri oleh Gatot Ardian, S.Pi., perwakilan PSPK UB; Rachmad Kuncoro, S.Pi., M.Si., dari Direktorat Jasa Kelautan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (DJPRL) KKP; serta Edi, Ketua Kelompok Garam Makmur Sejahtera.

Desain bangunan Tunnel Garam serta teknologi produksi garam yang diterima kelompok garam ini merupakan hasil riset PSPK Universitas Brawijaya bekerja sama dengan PT Cahaya Mas Makmur. Dengan teknologi ini, diharapkan warga pesisir Malang Selatan dapat memproduksi garam berkualitas tinggi dengan ciri khas lebih putih dan memiliki kadar NaCl yang lebih tinggi.

Produksi garam di Kabupaten Malang ini merupakan terobosan baru karena sebelumnya Kabupaten Malang bukan merupakan daerah penghasil garam.

KKP bersama PSPK UB dan PT Cahaya Mas Makmur memberikan bantuan Rumah Garam Tunnel ke kelompok Makmur Sejahtera di Desa Sumberoto, Kabupaten Malang Selatan, Kamis (12/12)/(Foto: Istimewa).

Proses Produksi Garam Kualitas Tinggi
Gatot menjelaskan bahwa teknologi Tunnel Garam (GST) memanfaatkan prinsip evaporasi dalam ruang tertutup untuk mengoptimalkan proses pengkristalan garam.

"Teknologi ini meminimalkan kontaminasi dari lingkungan luar seperti debu dan partikel lain, sehingga menghasilkan garam dengan standar kualitas lebih baik," ujarnya.

Lebih lanjut, Gatot menyampaikan bahwa PSPK UB akan terus mendampingi kelompok garam dalam memproduksi garam sehat dan berkualitas tinggi. Hal ini diharapkan dapat menjadi alternatif penghasilan bagi masyarakat pesisir yang mayoritas mengandalkan sektor perikanan dan kelautan.

“Teknologi GST ini telah kami kembangkan sejak beberapa tahun terakhir melalui riset intensif, dan kini kami merasa bangga dapat menerapkannya untuk membantu masyarakat,” tambahnya.

KKP bersama PSPK UB dan PT Cahaya Mas Makmur memberikan bantuan Rumah Garam Tunnel ke kelompok Makmur Sejahtera di Desa Sumberoto, Kabupaten Malang Selatan, Kamis (12/12)/(Foto: Istimewa).

Aspek Marketing Garam Hasil Produksi Kabupaten Malang
Pemasaran Garam produksi Kabupaten Malang ini didukung oleh Dinas Perikanan Kabupaten Malang yang sangat antusias, dengan mencari mitra pembeli Garam produksi sendiri, di antaranya adalah Perusahaan Ikan Asin Ikan Nila untuk pasaran ekspor yang membutuhkan garam dengan kadar Na Cl tinggi sehingga ikan asin yang dihasilkannya tidak lembek.

Dinas Perikanan Kabupaten Malang bertekad untuk menjadikan garam hasil produksi Rumah Garam ini menjadi garam premium untuk kebutuhan kadar NaCL yang tinggi.

Dengan teknologi dan dukungan dari pemerintah serta akademisi, warga pesisir Malang Selatan kini memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan melalui produksi garam yang lebih kompetitif di pasar nasional maupun internasional.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore