Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Juli 2024 | 20.58 WIB

PT PII Beri Jaminan Proyek dengan Investasi Capai Rp 534 Triliun hingga Juni 2024

Proyek Tol Jogja-Bawen yang proyeknya telah dijamin PT PII (Dok. Jasamarga Jogja Bawen) - Image

Proyek Tol Jogja-Bawen yang proyeknya telah dijamin PT PII (Dok. Jasamarga Jogja Bawen)

 
JawaPos.com - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) yang merupakan Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan telah memberikan jaminan proyek dengan nilai investasi mencapai Rp 534 triliun hingga Juni 2024.
 
 
Deputi Direktur III PT PII Muhammad Ridho mengatakan, angka tersebut terdiri dari proyek investasi infrastruktur senilai Rp 471 triliun dan non infrastruktur senilai Rp 63 triliun.
 
Adapun secara keseluruhan penjaminan itu meliputi 53 proyek yang terdiri dari 45 proyek infrastruktur dan 8 proyek non infrastruktur. Menurutnya, penjaminan proyek tersebut mencakup sejumlah s)ektor seperti konservasi energi, telekomunikasi, transportasi, jalan, listrik, dan air minum.
 
“Ada 53 proyek, salah satunya untuk proyek yang ada di SPAM Semarang Barat dengan total nilai penjaminannya Rp 99 triliun,” kata Ridho di Semarang, ditulis Minggu (21/7).
 
Lebih lanjut, Ridho menjelaskan khusus di wilayah Jawa Tengah, sejumlah proyek yang dijamin meliputi Sistem penyediaan air minum (SPAM) Semarang Barat dengan nilai penjaminan sebesar Rp 400 miliar.
 
Kemudian, PLTU Batang dengan nilai penjaminan Rp 70 triliun, proyek Jalan Tol Batang-Semarang Rp 14 triliun, proyek Jalan Tol Jogja-Bawen Rp 14,3 triliun, dan proyek Tol Semarang-Demak Rp 5,4 triliun.
 
Lebih lanjut, Ridho menerangkan pihaknya juga sudah melakukan penjaminan untuk korporasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp 2,3 triliun terhadap 23 sertifikat.
 
Untuk diketahui, PT PII saat ini memiliki ekuitas senilai Rp 16 triliun, namun telah mampu melakukan penjaminan proyek senilai Rp 534 triliun. Hal ini salah satunya berkat PT PII yang mampu me-leverage penyertaan modal yang telah diberikan oleh negara.
 
“Artinya kita bisa me-leverage atas PMN (Penyertaan Modal Negara) yang diberikan kepada PT PII sampai dengan sebagai enabler untuk proyek yang nilainya Rp534 triliun,” pungkas Ridho. (*)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore