
Smart Aviation akan fokus pada peningkatan ekosistem penerbangan di Indonesia.
JawaPos.com–PT Smart Cakrawala Aviation (Smart Aviation), perusahaan jasa angkutan udara niaga tidak berjadwal menyatakan, akan fokus pada peningkatan ekosistem penerbangan di Indonesia. Komitmen itu tecermin dalam berbagai inisiatif yang telah dilakukan perusahaan untuk mendukung pemerintah dan masyarakat terluar.
Founder & CEO PT Smart Cakrawala Aviation Pongky Majaya mengatakan, hal itu dilakukan melalui servis seperti charter flight untuk kegiatan aerial survey, aerial photography, ataupun air patrol, mengangkut kargo dan penumpang, operasi modifikasi cuaca, dan VIP Charter. Selain itu, memiliki approved maintenance organization (AMO).
Sebagai upaya mendukung perekonomian masyarakat terluar di Indonesia, lanjut dia, Smart Aviation telah membuktikan kontribusi melalui penyediaan jasa angkutan udara yang andal dan efisien. Upaya itu sejalan dengan misi perusahaan untuk memastikan konektivitas yang optimal, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
”Smart Aviation memiliki visi yang kuat untuk menjadi pelopor dalam meningkatkan ekosistem penerbangan Indonesia. Melalui teknologi canggih dan layanan berkualitas, kami berkomitmen untuk membantu mewujudkan konektivitas yang lebih baik, mendukung perekonomian masyarakat terluar, dan berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi di Indonesia,” kata Pongky Majaya.
Dalam menjalankan visi itu, Pongky Majaya menegaskan, perusahaan akan terus berupaya memberikan hasil dan capaian terbaik. Sehingga dapat membuka peluang dan menciptakan solusi untuk tantangan penerbangan di masa depan.
”Keberlanjutan ekonomi di Indonesia menjadi prioritas Smart Aviation. Perusahaan telah membuktikan keterlibatan berbagai proyek, termasuk teknologi modifikasi cuaca, foto udara, dan inisiatif-inisiatif lain,” terang Pongky Majaya.
Dengan langkah-langkah tersebut menurut dia, Smart Aviation berusaha menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di tingkat nasional. Hingga saat ini, Smart Aviation telah memiliki 16 unit caravan, 4 unit Pilatus pc-6, 3 unit Cessna 172, 1 unit helikopter ec130 t2/h130 t2 untuk mendukung ekosistem industri penerbangan di Indonesia.
”Smart Aviation memberikan peluang berkolaborasi. Membuka peluang kerja sama, perusahaan siap melaksanakan mitigasi akibat cuaca, distribusi kebutuhan pokok ke wilayah terluar Indonesia, pemetaan wilayah/foto udara, pemetaan karbon, dan berbagai proyek lainnya,” papar Pongky Majaya.
Kolaborasi itu diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
”Komitmen ini tidak hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang memberikan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia. Kami percaya dengan inovasi dan kerja sama, kita dapat mencapai atmosfer penerbangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan untuk semua,” ujar General Manager Smart Aviation Sonia Erlyn Nasution.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
