Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 September 2022 | 06.35 WIB

Catat Ekspor Tertinggi, Produk Indonesia Mulai Dilirik Negara Lain

Foto: Founder Komunitas Bisa Ekspor, Julio Ekspor saat beraudiensi dengan Wamendag Jerry Sambuaga. Credit: istimewa - Image

Foto: Founder Komunitas Bisa Ekspor, Julio Ekspor saat beraudiensi dengan Wamendag Jerry Sambuaga. Credit: istimewa

JawaPos.com - Indonesia mencatat rekor tertinggi dalam sejarah dari kegiatan ekspor. Kondisi ini harus dimanfaatkan oleh para pengusaha muda untuk terus berkembang, dan menjaga kepercayaan dunia internasional.

Founder Komunitas Bisa Ekspor, Julio Ekspor mengatakan, fenomena ini menandakan produk Indonesia banyak diminati di kancah internasional. Prestasi ini harus terus ditingkatkan dengan menghadirkan produk yang berkualitas.

“Ini adalah kabar baik untuk para pelaku usaha di Indonesia, artinya Indonesia sudah dilirik oleh negara lain sebagai pemasok produk di negara mereka," ujar Julio di Jakarta, Kamis (15/9).

Julio menilai, momentum ini harus menjadi catatan penting bagi pemuda Indonesia. Sebab, bisnis ekspor menjadi menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian.

“Harusnya anak muda Indonesia melihat peluang bisnis ekspor itu menjanjikan, bukan hanya sekedar impor dan jual di marketplace," imbuhnya.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Departemen Perdagangan DPP Gempar Indonesia itu mengatakan, ketika anak muda Indonesia mampu melihat potensi dan mau terjun ke dunia ekspor, akan ada banyak lapangan kerja terbuka. Dengan begitu, perekonomian bangsa bisa meningkat.

"Kehadiran Komunitas Bisa Ekspor akan membawa peningkatan luar biasa untuk ekspor Indonesia," pungkas Julio.

Diketahui, ekspor Indonesia pada periode Agustus 2022 berhasil tumbuh 30,15 persen secara year on year (yoy) mencapai USD 27,91 miliar. Ini adalah transaksi tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Ekspor tertinggi sebelumnya terjadi pada periode April 2022 dengan nilai USD 27,3 miliar. Komoditas yang mengalami peningkatan adalah minyak dan gas bumi dengan peningkatan mencapai 64,4 persen menjadi USD 1,72 miliar dan sisi non migas mengalami kenaikan sebesar 28,3 persen menjadi USD 26,1 miliar.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore