
Direktur Akses Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional Kementerian Perindustrian Syahroni Ahmad.
JawaPos.com–Konferensi Bisnis ACHEMA kembali hadir di Jakarta dengan tema Membentuk Masa Depan Industri Hilir Indonesia. Konferensi itu berfungsi sebagai platform penting bagi para pelaku industri untuk berkumpul dan mengeksplorasi peluang dalam industri kimia dan farmasi di Indonesia.
Konferensi itu juga menjadi persiapan untuk pameran utama ACHEMA di Frankfurt am Main pada 10 hingga 14 Juni serta menyoroti pameran Process Innovation Asia Pacific - Powered by ACHEMA yang dijadwalkan pada 19 hingga 21 November di Singapore EXPO.
Konferensi menghadirkan pembicara utama Syahroni Ahmad dari Kementerian Perindustrian Indonesia, Frank Malerius dari German Trade and Invest, Presiden Direktur BASF Indonesia Christofer Arisandy, dan Gabrielle Glenda Yauwira dari Beckhoff Indonesia.
Kepala Perwakilan Indonesia German Trade & Invest Frank Malerius menyebut, jumlah perdagangan bilateral Indonesia-Jerman sekitar USD 3,7 miliar (Jerman ke Indonesia). Sedangkan Indonesia ke Jerman senilai USD 4,9 miliar pada 2023.
Industri kimia dan farmasi di Indonesia telah berkembang selama beberapa tahun terakhir. Pada 2023, total perdagangan bilateral antara Indonesia dan Jerman mencapai USD 820 juta. Terdiri atas USD 650 juta dari Jerman ke Indonesia dan USD 170 juta dari Indonesia ke Jerman.
”Menurut German Indonesia Trade Investment, dari jumlah tersebut, farmasi menyumbang 19 persen dari total ekspor Jerman ke Indonesia, sementara bahan kimia industri menyumbang 67 persen dari total ekspor Indonesia ke Jerman. Angka-angka tersebut menunjukkan ketahanan Indonesia di tengah ketidakpastian global dan menggarisbawahi komitmen Indonesia untuk mencapai pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” papar Frank Malerius dari German Trade and Invest.
Menurut dia, kemitraan dengan Indonesia menunjukkan hubungan ekonomi yang semakin erat antara kedua negara. Dengan memanfaatkan keahlian Jerman dan pasar Indonesia yang dinamis, diharapkan dapat mendorong hasil yang saling menguntungkan dan mendorong industri hilir menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan sejahtera,” ujar Frank Malerius.
Sementara itu, Direktur Akses Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional Kementerian Perindustrian Syahroni Ahmad mempresentasikan inisiatif Pemerintah Indonesia untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi dalam industri hilir Indonesia.
”Kami sangat senang dapat menjadi bagian dari Konferensi Bisnis ACHEMA, di mana para pemimpin industri berkumpul untuk mengeksplorasi peluang dan tantangan di sektor hilir Indonesia. Kolaborasi antara entitas pemerintah dan perusahaan swasta sangat penting untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Syahroni Ahmad.
Presiden Direktur BASF Indonesia Christofer Arisandy menambahkan, pihaknya menggali inisiatif perusahaan dalam mengoptimalkan potensi pasar Indonesia. Pihaknya mendorong pertumbuhan di sektor hilir, yang didukung oleh tujuan manajemen karbon BASF untuk mencapai emisi nol bersih pada 2050. Selain itu, pengurangan 25 persen emisi gas rumah kaca pada 2030, dengan investasi hingga € 4 miliar.
”BASF juga akan menghadiri pameran ACHEMA yang akan datang di Frankfurt,” terang Christofer Arisandy.
Menurut dia, langkah cepat Indonesia menuju integrasi Industri 4.0 membuktikan komitmen negara yang kuat terhadap transformasi dan inovasi digital. Inisiatif, seperti Peta Jalan Industri 4.0 Indonesia, melambangkan sikap Indonesia terhadap teknologi mutakhir, seperti kecerdasan buatan, robotika, dan IoT.
”Ini memosisikan Indonesia sebagai pelopor dalam inovasi digital,” ujar Christofer Arisandy.
Gabrielle Glenda Yauwira dari Divisi Business Development Beckhoff menyatakan bergabung dengan ACHEMA di Frankfurt untuk mendiskusikan akselerasi Industri 4.0 di Indonesia. Hal itu sebagai cerminan dedikasi Indonesia terhadap kemajuan teknologi.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
