
Ilustrasi volume lalu lintas di jalan tol sepananjang libur lebaran 1443 H
JawaPos.com - Langkah PT Puri Sentul Permai (PSP) Tbk menggarap bisnis hotel di kawasan rest area jalan tol terus berlanjut. Menggaet mitra PT Wirani Sons, anak usaha PT Lintas Marga Sedaya (Astra Tol), PT PSP ekspansi pengembangan dua hotel baru di rest area tol Cikampek-Palimanan (Cipali) di km 164 dan Km 166.
"Pengembangan hotel di kawasan rest area bagian dari upaya perseroan memberikan layanan bagi pengguna jalan tol yang ingin istirahat setelah lelah mengemudi di jalan tol," ujar Direktur PTPSP Aan Rohanah seusai penandatangan MoU investasi pengembangan jalan tol di rest area KM 164 dan Km 166 Cipali di Bogor, Jumat (24/6/2022).
Kedaton 8 Xpress yang berlokasi di kilometer 166 Tol Cipali merupakan Xpress Hotel yang kedua di bawah pengelolaan PSP. Sebelumnya PT PSP telah mengembangan kawasan perhotelan di area kilometer 19 tol Cikampek (hotel and business lounge proposition).
Aan menambahkan bahwa tujuan pendirian hotel adalah dalam rangka ekspansi bisnis serta edukasi bagi para pengemudi di jalan tol terkait pentingnya memperoleh kesempatan untuk beristirahat sejenak di tempat yang representatif, yaitu di suatu rest area yang aman dan nyaman. "Ini bagian dari upaya preventif dalam rangka menekan tingkat kecelakaan berkendara di jalan tol yang sering terjadi," imbuh Aan.
Total investasi yang ditanamkan untuk kedua hotel mencapai Rp 10 miliar. "Tahapan kontruksi akan dimulai bulan depan dan diharapkan awal 2023 sudah bisa beroperasi. Untuk tahap awal dikembangkan 15 kamar, dan akan terus berkembang sesuai kebutuhan. Kita punya lahan yang cukup luas," katanya.
Aan menyebutkan PT PSP mampu bertahan di tengah pandemi dengan tetap sehat menjalan operasional perhotelan. Pengalaman bisnis pengelolaan hotel yang tetap sustain selama era pandemi menjadi
langkah awal bagi PSP untuk kembali mengembangkan sayap bisnis dengan cara masuk ke ranah pasar
modal. PSP dalam proses go publik (tercatat di Bursa Efek Indonesia) di awal semester 2 (dua) tahun 2022.
"Kita telah menyiapkan diri masuk ke pasar modal untuk meningkatkan permodalan dalam rangka ekspansi usaha. Tambahan permodalan dari pasar modal nantinya setelah dipotong biaya emisi sepenuhnya akan digunakan untuk mendukung pengembangan hotel baru di kawasan rest area," imbh Aan.
Sebelumnya, Kemenparekraf mendukung penuh langkah jatingan Hotel Kedaton 8 mengembangkan kawqasan hotel di rest area jalan tol. Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan bahwa tren baru pasca pandemi, dimana banyak kegiatan pariwisata atau konektivitas yang dilakukan melalui jalan tol.
Menurut Sandiaga pembangunan hotel di rest area merupakan salah satu destinasi baru bagi kalangan masyarakat dan berharap keberadaan hotel seperti ini akan terus berkembang seiring dengan adanya pembangunan jalan tol yang ekspansif.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
