
Proses evakuasi korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah.
JawaPos.com - Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin mengatakan ada 1.300 Kepala Keluarga (KK) yang masih tertimbun di Perumnas Balaroa Palu Barat Sulawesi Tengah pasca gempa dan tsunami Jum’at lalu. Pihaknya meminta bantuan untuk mengangkat jenazah.
“Daerah perumnas, ada 1.300 KK yang masih tertimbun. Jadi di sana sudah ada bau-bau mayat sudah 3 hari. Saya kira butuh bantuan kita semua,” kata Syarif di Jakarta, Selasa (2/10).
Dia mengatakan kepada Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) supaya bisa segera mengirimkan alat-alat yang dimiliki ke Palu. Mengenai biayanya pemerintah yang akan menanggungnya.
“Kalau ada alat-alat bapak (AKI) dekat Palu, kirim. Itu semua dibayar. Pemerintah membayar. Jadi tidak ada kekhawatiran bekerja secara gratis,” jelasnya.
Menurutnya, alat berat menjadi kebutuhan yang paling mendesak saat ini. Ia pun menekankan kepada para anggota asosiasi untuk bisa segera mengerahkan alat-alat yang dimiliki dengan akses dari Surabaya, Balikpapan dan darimana saja.
“Yang sekitar situ hanya Makassar dan Gorontalo saja yang dimobilisasi secara terbatas,” ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
