Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Desember 2023 | 04.31 WIB

Jelang Tahun Baru, KKP Bagikan 8,8 Ton Ikan Gratis

Menteri KKP Trenggono melepas truk pembawa bantuan paket ikan di Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, Jumat (29/12). - Image

Menteri KKP Trenggono melepas truk pembawa bantuan paket ikan di Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, Jumat (29/12).

JawaPos.com–Jelang malam pergantian tahun Kementerian Kelautan dan Perikanan membagikan 8,8 ton secara gratis. Ikan gratis itu terutama dibagi ke anak yatim, pelajar hingga masyarakat.

Pembagian ikan dilakukan untuk meningkatkan angka konsumsi ikan secara nasional. Serta membantu penyerapan hasil tangkapan nelayan, khususnya di wilayah Pantai Utara Jawa.

”Kita berbagi di akhir tahun. Pada Jumat (29/12), harapannya menjadi Jumat Berkah. Kita bagikan ke anak yatim, rumah santri hingga masyarakat sekitar sini,” ungkap Menteri Trenggono saat melepas truk pembawa bantuan paket ikan di Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, Jumat (29/12).

Dia menjelaskan, kebutuhan ikan secara nasional mencapai 13 juta ton per tahun. Sebagian besar ikan tersebut merupakan hasil produksi nelayan dan pembudi daya dalam negeri.

KKP juga terus berupaya meningkatkan angka konsumsi ikan. Salah satunya melalui program gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan). Peningkatan angka konsumsi ikan sangat erat kaitannya dengan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus membantu kesejahteraan pelaku utama perikanan, seperti nelayan dan pembudi daya.  

”Ini sebagai satu pesan untuk peningkatan gizi, supaya gizi masyarakat meningkat dengan mengonsumsi ikan. Karena ikan ini bisa kita produksi di dalam negeri sendiri,” ujar Trenggono.

Sementara itu, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Budi Sulistyo mengatakan, pembagian ikan merupakan salah satu upaya KKP menyerap hasil produksi nelayan. Ikan layang yang dibagikan merupakan hasil tangkapan nelayan Pantura.

Pihaknya juga memiliki program Ulammart yang tujuannya menyerap dan mempromosikan hasil produksi masyarakat kelautan dan perikanan. Baik itu berupa ikan segar, olahan, hingga oleh-oleh khas ikan.

”Ini adalah upaya bagaimana kita menyerap hasil perikanan, dan meningkatkan angka konsumsi ikan,” ujar Budi Sulistyo.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore