
Salah satu BTS Palapa Ring yang dibangun di hutan belantara Papua untuk menghubungkan koneksi jaringan internet antarkabupaten di wilayah pegunungan Papua. (ANTARA/Marius Frisson Yewun)
JawaPos.com - Badan Aksesiblitas Telekomunikasi dan Informasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengharapkan proyek Palapa Ring Integrasi bisa dimulai tahun depan, demi memperkuat jaringan tulang punggung.
Direktur Utama BAKTI Kominfo, Anang Latif, dalam webinar "Apa Kabar Tol Langit?" menyebut bila proyek Palapa Ring Integrasi bisa diluncurkan tahun depan, pihaknya akan menyegerakan segala persiapannya.
Menurutnya, Palapa Ring Integrasi akan menghubungkan ketiga jaringan tulang punggung Palapa Ring Barat, Tengah dan Timur agar semakin andal dan berkualitas. Integrasi tersebut juga akan memperkuat ketahanan ketika terjadi kendala pada salah satu jaringan.
Ketika semua paket Palapa Ring sudah terintegrasi, maka penggunaan jaringan tulang punggung telekomunikasi ini juga akan meningkat. Utilisasi ketiga paket Palapa Ring, menurut Anang, saat ini baru mencapai pada kisaran angka 25 persen sampai 30 persen.
BAKTI sudah membagi rencana Palapa Ring Integrasi ini dalam dua tahap dengan total kabel serat optik sepanjang 12.803 kilometer. Jika proyek ini berjalan sesuai jadwal, tahap pertama akan berlangsung pada 2022 mencakup 5.226 kilometer.
Pada tahap pertama integrasi, BAKTI akan menghubungkan Palapa Ring Tengah dengan Timur dan mengintegrasikan Palapa Ring ke local exchange terdekat.
Palapa Ring Integrasi tahap pertama juga akan mengurus koneksi ibu kota baru dari jalur Palapa Ring Tengah dan Timur.
Tahap kedua akan berlangsung pada 2023 sepanjang 6.857 kilometer, menghubungkan Palapa Ring Barat, Tengah dan Timur.
Pada tahap ini, BAKTI juga akan mengurus interkoneksi local exchange IIX Jakarta dan Denpasar dan koneksi vital ke ibu kota baru dari Palapa Ring Barat.
Proyek ini ditaksir memerlukan belanja modal senilai Rp8,6 triliun, dengan rincian anggaran 2022 sebesar Rp3,5 triliun dan Rp5,1 triliun untuk 2023.
Palapa Ring Integrasi menggunakan skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), BAKTI cukup percaya diri bisa menggaet investor untuk proyek ini.
"Bank domestik sangat berminat karena keberhasilan proyek pertama Palapa Ring, yang secara bisnis baik untuk investor," kata Anang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
