Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Oktober 2023 | 03.18 WIB

UMKM Surabaya Go Internasional! Akan Produksi Merchandise Piala Dunia U-17

Bacuya sebagai maskot resmi Piala Dunia U-17.

 
JawaPos.com - Piala Dunia U-17 akan menjadi event besar bagi Indonesia, khususnya Surabaya karena menjadi tuan rumah. 
 
Stadion Gelora Bung Tomo yang menjadi kebanggaan kota Pahlawan akan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17 sekaligus home base timnas Indonesia.
 
Maka, pemerintah kota (Pemkot) Surabaya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk mendongkrak perekonomian, antara lain melalui pemasaran produk UMKM.
 
 
Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopdag) Kota Surabaya akan mengerahkan UMKM untuk memproduksi merchandise Piala Dunia U-17.
 
Kepala Diskopdag Kota Surabaya Dewi Soeriyawati menyatakan pihaknya siap untuk masuk masa produksi merchandise tersebut.
 
"Setidaknya ada 30 UMKM yang akan dilibatkan dalam Piala Dunia U-17 ini. Mereka sudah terbiasa memproduksi suvenir dan sudah dilakukan penyaringan sehingga kualitasnya sudah tidak diragukan lagi," ujar Dewi.
 
 
Dengan demikian, potensi ekonomi daerah akan meningkat. Dewi juga telah menentukan skema penjualannya agar efektif.
 
"Kita akan menerapkan penjualan satu pintu karena para UMKM dilarang menjajakan produknya dalam perimeter Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), bahkan di luar perimeter juga harus clear area," kata Dewi.
 
Maka dari itu, pemasaran produk merchandise karya UMKM tersebut akan dilakukan oleh tim Diskopdag di sejumlah tempat yang telah ditunjuk.
 
 
"Misalnya kita manfaatkan Surabaya Kriya Gallery di Siola atau MERR, kemudian tempat wisata, mal, hingga outlet yang terjangkau oleh masyarakat," kata Dewi.
 
Dewi menambahkan, pihaknya juga akan menggandeng perhotelan untuk tempat memasarkan.
 
"Karena diprediksi mobilitas kunjungan wisatawan tinggi saat piala dunia nanti. Kita harus jemput bola. Tidak masalah meski enggak di GBT, karena aturannya begitu," paparnya.
 
 
Dewi juga menyatakan produk UMKM juga akan ada yang dijual di GBT, namun hanya yang dijual FIFA saja.
 
"Memang dari UMKM kita, tapi yang jual melalui FIFA. Karena itu areanya FIFA dan di sana mesti steril tidak boleh berantakan," tegasnya.
 
Untuk merchandise yang diproduksi antara lain boneka, hiasan kulkas, gantungan kunci, kaos, topi, hingga asesoris lainnya.
 
 
"Nanti bonekanya merujuk ke maskot atau bahkan ikon Suro dan Boyo. Setelah ada contohnya mereka menunjukkan ke kita lagi, itu kreasi mereka. Kita berikan gambarannya saja, UMKM kreasinya banyak," bebernya.
 
Sementara itu, Ketua Dewan Pariwisata Indonesia (Depari) Mohamad Yusak Anshori memproyeksi gelaran internasional mampu mendongkrak ekonomi Surabaya.
 
"Tentu UMKM terbantu, perhotelan, agen wisata, transportasi, sektor kuliner, bahkan menjadi salah satu upaya mempromosikan upaya pemerintah mewujudkan wisata kota tua," pungkasnya.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore