
Penandatanganan nota kesepahaman pengembangan dan implementasi E-Katalog antara Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi dengan Direktur Utama PT Pertamina (persero) Nicke Widyawati.
JawaPos.com–Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI membuat lompatan besar dalam pengembangan sistem E-Katalog dengan mulai melibatkan BUMN. Hal itu menjadi terobosan baru setelah sebelumnya sistem E-Katalog hanya berfokus pada aktivitas pengadaan yang bersumber dari APBN/APBD pada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, di Indonesia.
PT Pertamina (persero) pun menjadi BUMN pertama yang telah resmi siap menggunakan sistem E-Katalog dalam aktivitas pengadaan. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman terkait pengembangan dan implementasi E-Katalog antara Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi dengan Direktur Utama PT Pertamina (persero) Nicke Widyawati.
Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi menyebutkan, Pertamina dapat memicu BUMN lain dalam implementasi E-Katalog.
”Selama ini, kami (LKPP RI) memang baru menyentuh APBN dan APBD. Artinya dengan Pertamina menjadi BUMN yang pertama dan pionir (menggunakan E-Katalog) mudah-mudahan bisa menjadi role model,” tegas Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi yang akrab disapa Mas Hendi, di Jakarta, Sabtu (30/9).
Lebih lanjut, Hendi mengungkapkan jika hari ini (30/9), lembaga yang dipimpinnya juga sedang menyelesaikan RUU PBJ Publik. Di dalamnya melibatkan BUMN.
”Ini penting karena dengan sistem E-Katalog ini pengadaan bisa lebih cepat, transparan, efektif, dan mendorong penggunaan produk dalam negeri juga meningkatkan keterlibatan pelaku UMK koperasi,” terang Hendrar Prihadi.
Hendi juga mengapresiasi peran Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Komisaris Utama Pertamina.
”Bu Dirut, perjalanan menuju hari ini sebenarnya bisa dibilang tidak mudah juga, tapi Pak Ahok terus menyemangati agar kita bersama dalam melewati hambatan-hambatan yang ada. Untuk itu saya ucapkan terima kasih,” tutur Hendi.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (persero) Nicke Widyawati menyampaikan apresiasi kepada Hendi dan Ahok selalu komisaris utama yang telah menginisiasi implementasi E-Katalog di Pertamina.
”Terima kasih karena telah membawa Pertamina ke level yang lebih baik, dalam hal efisiensi, governance, dan keterbukaan,” sebut Nicke.
Nicke menegaskan, E-Katalog akan diimplementasikan Pertamina grup beserta seluruh anak perusahaan.
”Pengadaan di Pertamina porsinya sangat besar. Pak, tahun lalu revenue kita 1.200 triliun rupiah, angka ini besar, apalagi kalau kita bicara Opex (biaya operasional) dan Capex (belanja modal),” ujar Dirut Pertamina Nicke Widyawati.
Selain Hendi dan Nicke, penandatanganan nota kesepahaman tersebut juga disaksikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selalu Komisaris Utama PT Pertamina Persero juga sejumlah pejabat eselon 1 dan 2 LKPP RI.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
