Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 September 2023 | 05.57 WIB

Tepung Bumbu Masuk Market Anak-Anak hingga Lansia

BAHAN BAKU PREMIUM: Proses mengaduk tepung, bawang putih, dan usus ayam di dapur. - Image

BAHAN BAKU PREMIUM: Proses mengaduk tepung, bawang putih, dan usus ayam di dapur.

JawaPos.com–Goreng tempe atau tahu kurang rasanya jika tak menggunakan tepung. Kurang kriuk, kurang nendang, atau kurang apalagi? Berdasar informasi yang dihimpun melalui satu data milik Kementerian Pertanian, konsumsi tepung terigu masyarakat Indonesia pada 2016-2020 mengalami fluktuatif.

Pada 2019-2020, konsumsi tepung masyarakat Indonesia sempat mengalami penurunan. Hal itu diprediksi karena pandemi. Rata-rata pada 2016-2020, konsumsi tepung terigu masyarakat Indonesia dalam setahun 2.000 kilogram. Pada 2020, masyarakat Indonesia mengonsumsi tepung terigu dalam setahun sebanyak 2.455 kilogram.

Melihat market yang dinilai stabil dan memiliki tren positif, PT Ganda Segar Arum meluncurkan produk anyar ke pasar. PT Gandar Segar Arum memilih beberapa pasar tradisional di Jawa Timur dalam peluncuran produk tepung bumbu Cap Opung.

Head of Product Management PT Ganda Segar Arum Andrew Suryawijaya mengatakan, pihaknya mendatangi Pasar Benowo, Pasar Dukuh Kupang, Pasar Wonokitri, Pasar Krukah, Pasar Semolowaru, Pasar Pucang, Pasar Wonokusumo, dan Pasar Soponyono.

”Promosi tepung bumbu kriuk Cap Opung juga akan dilakukan di Sidoarjo dengan mendatangi Pasar Sukodono dan Pasar Gedangan pada 26 September – 3 Oktober,” tutur Andre.

Dia mengungkapkan, target market dari Cap Opung bukan hanya dari kalangan ibu-ibu rumah tangga. Dia menyebutkan, pihaknya juga menggarap market dari usia anak-anak. Yakni, 4 tahun.

”Target utamanya itu sebetulnya tetap ibu rumah di Jawa Timur berusia 23-55 tahun. Tapi, tidak hanya ibu rumah tangga, produk ini juga menyasar keluarga di rentang usia 4-60 tahun mengingat komposisinya sangat aman karena mengandung rempah alami pilihan,” ungkap Andew.

Andrew menambahkan, pihaknya berusaha memaksimalkan ketersediaan dan visibilitas produk dalam upaya memenuhi kebutuhan konsumen. Terutama di pasar-pasar tradisional, agen grosir sembako, dan bahkan minimarket lokal di Surabaya dan seluruh area di Jawa Timur.

”Agar konsumen dapat dengan mudah membeli tepung bumbu kriuk Cap Opung di wilayah tempat tinggal mereka,” tambah Andre. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore